Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Tuturan Adat Torok Wuat Wa’i Masyarakat Manggarai: Kajian Ekolinguistik Metaforis

indonesia

Authors

  • Stefania Helmon Sanata Dharma University image/svg+xml
  • Antonius Nesi Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus

Keywords:

nilai kearifan lokal, Torok Wuat Wa'i, ekolinguistik metaforis, masyarakat Manggarai

Abstract

Torok merupakan salah satu wujud tuturan adat Nusantara yang berasal dari Manggarai, Flores, NTT. Sebagai salah satu tuturan adat yang masih diwariskan secara turun-temurun dalam masyarakat Manggarai, Torok mengandung berbagai nilai kearifan lokal. Sejauh ini, penelitian-penelitian terdahulu belum sampai pada taraf menemukan nilai kearifan lokal dari Torok tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai kearifan lokal dalam tuturan adat Torok khususnya pada ritual adat Wuat Wa’i yang sampai saat ini masih tetap dilakukan oleh masyarakat ManggaraiNilai-nilai kearifan lokal tersebut diidentifikasi dan diinterpretasi dengan mempertimbangkan hubungan antara bahasa dengan konteks sosial dan budaya dalam teori ekolinguistik metaforis. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif. Metode dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik rekam dan metode etnografi komunikasi. Metode dan teknik analisis data dalam penelitian ini adalah metode padan ekstralingual dengan teknik kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat nilai kearifan lokal dalam tuturan adat Torok Wuat Wa’i yaitu cinta kasih, kerja keras, religius, dan solidaritas.

Published

2020-07-31