POTRAIT INTERRELIGIOUS DIALOGUE OF CATHOLIC TRADERS AND MUSLIMS IN THE INPRES RUTENG MARKET

  • Fransiskus Sales Lega Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus
  • Marianus Supar Jelahut Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
Keywords: Dialogue, Religion, Catholic, Muslim, Market

Abstract

Dialogue is a way of being in the Church in a world characterized by religious and cultural diversity. This study aims to explore the interreligious dialogue of the traders at the Inpres Ruteng market. This research is urgent because the Inpres Ruteng market is a miniature of religious pluralism. This research uses a qualitative approach. The main instruments in collecting data were in-depth interviews and observations. The findings of this study indicate that two types of dialogue have been practiced by traders in  Ruteng Inpres market, namely the dialogue of life and dialogue of works. These two types of dialogue have become part of the way of life of Catholic and Muslim traders in the Ruteng Inpres market. Two types of dialogue that have not yet appeared are the dialogue of faith experience and the theological dialogue. It is hoped that the strength of the dialogue on life and the dialogue of work is expected to be the strength to create a holistic and integral transformation in the lives of traders in the Ruteng Inpres market. Based on the findings of this study, the following two recommendations should be made. First, faith dialogue and theological dialogue need to be developed in order to build an adequate understanding of the uniques of the teachings of other religions. Developing a dialogue of faith and theological dialogue needs to be facilitated by the leaders of each religion. Second, further research is expected to focus on efforts to portray potential conflicts in the relationship between Catholic traders and Muslims in the Inpres Ruteng market. This is important so that the planning of preventive steps to prevent conflict can be done properly and measured.

References

Amalorpavadas, D.S. 1997. “Kelompok FABC: Laporan Sidang Pleno” dalam Kirchberger Georg dan Prior Mansford John (Eds.). 1997. Antara Bahtera Nuh dan Kapal Karam Paulus. Jilid I. Ende: Nusa Indah.

Amanat Apostolik Evangelii Nuntiandi dari Paus Paulus VI tahun 1975

BPS Kabupaten Manggarai, 2019. Kabupaten Manggarai dalam Angka 2019. Ruteng: BPS Kabupaten Mangarai

Hardawiryana, R. (Penerjemah). 1993. Dokumen Konsili Vatikan II. Jakarta: Dokpen KWI dan Obor.

Kirchberger Georg dan Prior Mansford John (Eds.). 2001. Hidup Menggereja secara Baru di Asia. Ende: Nusa Indah.

Kirchberger Georg. 1999. Misi Gereja Dewasa Ini. Maumere: LPBAJ.

Kongregasi Evangelisasi Bangsa-bangsa dan Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama, Dialog dan Pewartaan. diterjemahkan oleh LPBAJ. Maumere: LPBAJ

Kroeger H. James. 2004. “Tahap-tahap Perkembanan Dialog Antaragama” dalam Kirchberger Georg dan Prior Mansford John (Eds.). 2004. Misi Evangelisasi Penghayatan Iman. Maumere: Ledalero.

Pernyataan Ikatan Teologi India, 1988.“Menuju Sebuah Dialog Agama-agama: Sebuah Pespektif Kisten India”, dalam Kirchberger Georg dan Prior Mansford John (Eds.). 1997. Antara Bahtera Nuh dan Kapal Karam Paulus. Jilid I. Ende: Nusa Indah.

Pernyataan Ikatan Teologi India, “Menuju Sebuah Teologi Kristen India tentang Kemajemukan Agama” dalam Kirchberger Georg dan Prior Mansford John (Eds.). 1997. Antara Bahtera Nuh dan Kapal Karam Paulus. Jilid I. Ende: Nusa Indah.

Pernyataan Konferensi Agama Kristen Asia, “Mencari Hubungan Baru dengan Sesama yang Beragama Lain di Asia” dalam Kirchberger Georg dan Prior Mansford John (Eds.). 1997. Antara Bahtera Nuh dan Kapal Karam Paulus. Jilid I. Ende: Nusa Indah.

Riyanto, F.X.E Armada. 1995. Dialog Agama dalam Pandangan Katolik, Yogyakarta: Kanisius.

_______2010. Dialog Interreligius: Historisitas, Tesis, Pergumulan, Wajah. Yogyakarta: Kanisius.

Samartha Stanley J. “Orang-orang Kristen dan Sesama yang Beragama Lain di Asia: Suatu Upaya Pencarian Atas Hubungan-hubungan Baru” dalam Kirchberger Georg dan Prior Mansford John (Eds.). 1997. Antara Bahtera Nuh dan Kapal Karam Paulus. Jilid I. Ende: Nusa Indah.

Schreiter Robert J. “Misi untuk Abad Kedua Puluh Satu: Sisi Tilik Katolik” dalam Bevans Stephen B. dan Schroede Roger (Eds.) 2001. Misi untuk Abad ke-21. Maumere: Puslit Candraditya.

Setiawan, M. Nur Cholis dan Soetapa, DJaka. “Pengantar Editor”, dalam Setiawan, M. Nur Cholis dan Soetapa, DJaka . 2010. Meniti Kalam Kerukunan: Beberapa Istilah Kunci dalam Islam dan Kristen. Jakarta: Gunung Mulia.

Widyawati, Fransiska, 2020. “The Tradition of Woni: Models of Adaptations of Manggarai Catholics in encounters with Muslims” https://www.google.com/search?q=the+tradition+of+woni%3A+models+of+adapatation+of+Manggarai+Catholics+in+encounters+with+muslim&rlz=1C1GGRV_enID762ID762&oq=the+tradition+of+woni%3A+models+of+adapatation+of+Manggarai+Catholics+in+encounters+with+muslim&aqs=chrome..69i57.154663j1j15&sourceid=chrome&ie=UTF-8

Narasumber Wawancara:

Haji Nurcholis, Asal Solo, Umur 53 tahun, Pengusaha Tahu, Wawancara, 26 Februari 2020.

Haji Siki, Abdul Jalil. Asal Makasar, Umur 44 tahun, Ketua Ikatan Keluarga Makasar di Ruteng, Wawancara, 20 Februari 2020.

Haji Amir Kelilauw, Ketua MUI Ruteng, Wawancara 1 Juni 2020

Jemiman, Paulina. Asal Ruteng, umur 50 tahun, Penjual Sembako, Wawancara 1 Juni 2020

Menggor, Agustinus. Asal Ruteng, umur 51 tahun, Penjual Daging Babi, Wawancara 31Mei 2020.

Nagung, Paskalis Galus. Asal Ruteng, Umur 45 tahun, Penjual Ikan, Wawancara 2 Juni 2020.

Plewang, Lukas. Asal Ruteng, Umur 56 tahun, Penjual Pakaian, Wawancara, 31 Mei 2020.

Refrizal, Asal Padang Sumatra Barat, Penjual Pakaian, Wawancara 23 Februari 2020.

Urbanus Banting, Asal Ruteng, Umur 57 tahun, Penjual Sembako, Wawancara 1 Juni 2020.

Zahrisuud, Asal Blimbing-Lamongan umur 54 tahun, Wiraswasta, Tokoh Muslim di Ruteng, Wawancara 20 Februari 2020.

Published
2021-01-26