Idiolek dalam Tuturan Figur Publik di Indonesia

  • Yuliana Jetia Moon Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Sermelinda Meliyati Kroltida Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
Keywords: variasi, bahasa, tuturan, figur publik

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah  mendeskripsikan wujud idiolek dalam tuturan publik figur di Indonesia. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data enelitian ini adalah media sosial publik figur yang ada di Indonesia dan datanya adalah variasi bahasa idiolek dalam tuturan publik figur. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak yang dilengkapi dengan teknik baca, sadap, dan catat. Teknik analisis data menggunakan tekknik padan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa wujud variasi bahasa idiolek dalam tuturan publik figur di Indonesia berkenaan dengan pilihan kata dan gaya bahasa. Faktor yang mempengaruhi variasi bahasa idiolek dalam tuturan publik figur di Indonesia, yaitu faktor sosial, di antaranya latar belakang penutur, lingkungan, dan pekerjaan.  Berdasarkan data yang telah diambil dari akun media sosial (instagram) beberapa publik figur. Variasi bahasa tersebut terjadi tanpa sengaja ketika mereka beriteraksi dengan orang lain baik secara lisan maupun tertulis. Tanpa disadari, kevariasian bahasa tersebut merupakan salah satu bukti bahwa bahasa itu memang bersifat kompleks dan banyak ragam. 

References

Aslinda & Leni S. (2010). Pengantar Sosiolinguistik. Bandung: PT Refika Aditama.

Auva, R. A. (2019). Penggunaan Bahasa Indonesia dana Bahasa Gaul di kalangan Remaja. Skripta. 5(2). 2019: 33-39.

Chaer, A. & Leoni A. (2010). Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Emzir. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif Analisis Data. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Hikmat A. & Solihati N. (2013). Bahasa Indonesia untuk mahasiswa SI dan Pascasarjaba, dosen, Praktisi Dan umum. Jakarta: PT Grasindo.

Junaidi, Y.Y. & Rismayeti. (2016) Variasi Inovasi Leksikal Bahasa Malayu Riau di Kecamatan Pulau Merbau. Pustaka Budaya. 3(1). 2016: 1-17. https://doi.org/10.31849/pb.v8i1

Mahsun, S. M. (2014). Metode Penelitian Bahasa. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Mardikatoro, H. B. (2006). Penggunaan Kode Terbatas Pada Masyarakat Tutur Bahasa Indonesia di Jawa Tengah. Humaniora. 18 (1). 2006: 46-54) https://doi.org/10.22146/jh.862

Sudaryanto. (2015). Metode dan Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Published
2020-12-30
How to Cite
Moon, Y. J., & Kroltida, S. M. (2020). Idiolek dalam Tuturan Figur Publik di Indonesia. PROLITERA: Jurnal Penelitian Pendidikan, Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 3(2), 150-157. https://doi.org/10.36928/jpro.v3i2.725
Section
Articles