DEVELOPMENT OF STANDARD OPERATING PROCEDURES FOR THE PREVENTION AND HANDLING OF VIOLENCE AT SDK ROE

Authors

  • Rudolof Ngalu Unika Santu Paulus Ruteng
  • Maksimilianus Jemali Unika Santu Paulus Ruteng

DOI:

https://doi.org/10.36928/jrt.v8i2.3015

Abstract

Violence in schools remains a critical issue, including in East Nusa Tenggara (NTT), which ranks seventh nationally for child abuse cases. This community service research focuses on developing Standard Operating Procedures (SOPs) for the Prevention and Handling of Violence at SDK Roe, Mbeliling District, West Manggarai. Analysis revealed that violence persists sporadically, driven by a culture of tolerance, limited understanding of non-physical violence, and the absence of clear technical guidelines for the school's Violence Prevention and Handling Team (TPPK). The St. Paul’s Catholic University Ruteng team applied a Participatory Action Research (PAR) approach through Focus Group Discussions (FGDs) and dissemination of Permendikbudristek No. 46 of 2023. The initiative led to increased awareness of violence among the school community (from 41% to 96%), a shift toward preventive attitudes, and the development of an agreed SOP. This SOP is expected to guide the TPPK in fostering a safe learning environment and serve as a model for child protection in other schools.

 

Keywords: SOP, Handling Violence, Elementary School

 

Abstrak :

Fenomena kekerasan di sekolah masih menjadi isu serius, termasuk di NTT yang menempati peringkat ketujuh nasional dalam kasus kekerasan anak. Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di SDK Roe, Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat. Berdasarkan analisis, kekerasan masih terjadi secara sporadis karena budaya toleransi, kurangnya pemahaman terhadap kekerasan non-fisik, dan ketiadaan panduan teknis bagi Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK). Tim PkM Unika Santu Paulus Ruteng menggunakan pendekatan Partisipatory Action Research (PAR) melalui FGD dan sosialisasi Permendikbudristek No. 46 Tahun 2023. Hasilnya, terjadi peningkatan pemahaman warga sekolah tentang kekerasan (dari 41% menjadi 96%), perubahan sikap menjadi lebih preventif, serta terbentuknya SOP yang disepakati. Dokumen ini menjadi panduan teknis bagi TPPK dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan menjadi model perlindungan anak di sekolah lain.

 

Kata Kunci: SOP, Penanganan Kekerasan, Sekolah Dasar

Downloads

Published

2025-09-10

How to Cite

DEVELOPMENT OF STANDARD OPERATING PROCEDURES FOR THE PREVENTION AND HANDLING OF VIOLENCE AT SDK ROE. (2025). Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(2), 75-86. https://doi.org/10.36928/jrt.v8i2.3015