Respon Pertumbuhan Tanaman Terung Ungu (Solanum melongena L.) terhadap Berbagai Dosis Pupuk Kandang Ayam di Kelurahan Karot Curu

Authors

  • Devi Liana Unika Santu Paulus Ruteng
  • Selvrida Anita Rosiana Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Advensius Roki Rabun Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Agnes Helena Nona Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Arsianus Woda Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Skolastika Nasur Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng

DOI:

https://doi.org/10.36928/ciwal.v3i2.2341

Keywords:

Terung, Pupuk Kandang, Organik

Abstract

Terung ungu (Solanum melongena L.) adalah tanaman hortikultura yang ditanam untuk dimanfaatkan buahnya. Terung ungu menjadi salah satu bahan pangan yang mudah didapat dan murah harganya.Terung juga termasuk sayuran yang sangat popular dan juga mengandung gizi yang cukup tinggi, terutama kandungan vitamin A, kalsium, dan protein. Upaya peningkatan hasil tanaman terung diperlukan pemupukan yang baik dan tentunya ramah lingkungan. Pupuk kandang ayam adalah pupuk organik yang berasal dari kotoran padat dan cairan ternak ayam yang bercampur dengan sisa-sisa makanan. Kandungan unsur hara dalam kotoran ayam sangat tinggi karena bagian cair (urin) tercampur dengan bagian padat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman terung terhadap berbagai dosis pupuk kandang ayam sebagai media tanam dan untuk mengetahui dosis terbaik terhadap pertumbuhan tanaman terung. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan September sampai dengan bulan November 2024 di Kelurahan Karot Curu. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor yaitu penggunaan pupuk kandang ayam. Hasil penelitian menunjukkan Pemberian pupuk kandang ayam 40 ton/ha memberikan pengaruh terbaik pada tinggi tanaman pada umur 2 MST, dan 3 MST.

Downloads

Published

2024-12-31