Strategi Pemupukan Kalium untuk Meningkatkan Produktivitas Sorgum (Sorghum bicolor L.) Varietas Numbu
DOI:
https://doi.org/10.36928/9ksavq80Keywords:
Karbohidrat, pupuk kalium, pangan lokal, sorgum, varietas numbuAbstract
Sorgum termasuk tanaman pangan yang dapat digunakan untuk pengganti karbohidrat, pakan ternak, serta bahan baku industri. Peningkatan jumlah penduduk di Indonesia menyebabkan sorgum perlu dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal. Namun, para petani membiarkan tanaman sorgum tumbuh begitu saja tanpa melakukan pengaplikasian pupuk dan tidak menggunakan varietas unggul, sehingga produksi sorgum di Indonesia belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis pupuk kalium dan mengetahui dosis pupuk kalium yang optimum terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum varietas numbu. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Tal, Kecamatan Satar Mese Kabupaten Manggarai pada bulan Februari 2025 sampai Juni 2025. Penelitian ini merupakan percobaan lapangan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial, terdiri dari 1 faktor yaitu dosis pupuk K dengan 5 taraf perlakuan dan 5 ulangan, sehingga diperoleh 25 petak percobaan. Adapun taraf perlakuan yang digunakan antara lain: K0: Tanpa Pemupukan, K1: 50 kg/ha (16,69 g/bedeng), K2: 70 kg/ha (23,32g/bedeng), K3: 100 kg/ha (33,32 g/bedeng), K4: 150 kg/ha (50 g/bedeng). Setiap unit percobaan terdapat 6 tanaman sorgum dengan 5 tanaman sampel, total keseluruhan yaitu: 5 x 5 x 6 = 150 tanaman sorgum. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan pemberian pupuk kalium pada tanaman sorgum varietas numbu berpengaruh nyata terhadap diameter batang, panjang malai, berat malai dan berat 100 biji. Dosis pupuk kalium 70 kg/ha merupakan dosis yang optimum dalam penelitian ini.


