Respon Perkecambahan Biji Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Terhadap Lama Perendaman Zat Pengatur Tumbuh Air Kelapa
DOI:
https://doi.org/10.36928/rc77tr97Keywords:
Air Kelapa, Kacang Hijau, Zat Pengatur TumbuhAbstract
Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan tanaman hortikultura yang kaya akan protein nabati, vitamin A, B, dan C, serta berbagai mineral yang bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan nutrisinya menjadikan kacang hijau banyak dikonsumsi masyarakat sebagai bahan pangan bergizi. Produksi kacang hijau sangat dipengaruhi oleh kualitas benih dan keberhasilan proses perkecambahan benih dengan daya kecambah rendah cenderung menghasilkan pertumbuhan yang tidak seragam sehingga populasi tanaman berkurang dan produktivitas lahan menjadi tidak maksimal. Keberhasilan perkecambahan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan tingkat produksi kacang tanah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui lama pemrendaman benih kacang hijau terhadap perkecambahan tanaman kacang hijau dan untuk mengetahui lama waktu yang optimum PGPR akar bambu yang berpengaruh baik terhadap perkecamabahan kacang hijau. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli 2026, bertempat di Kelurahan Kumba, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) yaitu lama perendaman dengan ZPT air kelapa yang terdiri atas 5 taraf perlakuan P0: kontrol/tanpa perendamana, P1: lama perendaman 2 jam, P2: lama perendaman 4 jam, P3: lama perendaman 6 jam, dan P4: lama perendaman 8 jam. Data dianalisis menggunakan metode analisis sidik ragam (ANOVA), apabila terdapat perbedaan nyata, maka dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf ? 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama perendaman benih kacang hijau dengan ZPT air kelapa berpengaruh terhadap parameter daya berkecambah, keserempakan tumbuh dan panjang radikula. Perlakuan P4: lama perendaman 8 jam merupakan waktu yang optimum dalam meningkatkan perkecambahan kacang hijau.


