Pengaruh Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kacang Panjang (Vigna Cylindrica L.)
Abstract
Jumadhin Ulla Bass, 2025. Penelitian dengan judul: Pengaruh Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kacang Panjang (Vigna cylindrica L)”. Dibimbing oleh Marlinda Mulu, S.Si., M.Pd dan Defiyanto Djami Adi, S.P., M.Si.
Kacang panjang (Vigna cylindrica L) merupakan tanaman sayuran semusim yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di Indonesia dan merupakan salah satu jenis sayuran yang dijual sehari-hari. Dalam upaya meningkatkan produktivitas tanaman, jarak tanam merupakan usaha yang dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kacang panjang (Vigna cylindrica L) secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jarak tanam berapa yang tepat dalam mendukung pertumbuhan dan produksi tanaman kacang panjang (Vigna cylindrica L) varietas Katrina. Penelitian ini dilakukan di Kumba, Kelurahan Satar Tacik, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor, yaitu dengan berbagai jarak tanam yang terdiri dari 4 taraf perlakuan dan diulang sebanyak 6 kali. Perlakuan yang diberikan berupa jarak tanam yaitu J1 (50 cm x 30 cm), J2 (50 cm x 40 cm), J3 (50 cm x 50 cm), dan J4 (50 cm x 60 cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jarak tanam berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang panjang varietas Katrina. Jarak tanam 60 cm x 50 cm merupakan perlakuan paling baik pengaruhnya terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah polong, panjang polong, berat basah polong per sampel, dan berat polong per bedeng.
