Pengaruh Pemberian JLF (Jadam Liquid Fertilizer) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Pulut (Zea mays. Ceratina)
Keywords:
Jagung, POC JLF, Varietas BWXAbstract
Tanaman jagung pulut (Zea mays Ceratina) merupakan salah satu varietas jagung yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi yang memiliki kandungan amilopektin tinggi, rasa manis, enak, dan pulen. Penerapan teknolgi budidaya yang tepat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman jagung pulut. Pemupukan merupakan salah satu penerapan dari teknologi budidaya yang tepat dalam meningkatkan produktivitas tanaman jagung pulut. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui dosis pupuk JLF yang efektif terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pulut (2) memberikan informasi tentang manfaat pupuk organik JLF terhada pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pulut. Penelitian ini telah dilaksanakan selama empat bulan di mulai dari bulan Desember 2023 sampai dengan bulan Maret 2024 di Desa Watu Rambung, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor, yaitu pemberian POC Jadam liquid fertilizer (JLF) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan yaitu J0 (Tanpa pupuk JLF), J1 (88 ml/tanaman), J2 (133 ml/tanaman), J3 (177 ml/tanaman), dan J4 (200 ml/tanaman). Setiap taraf perlakuan diulangi sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 15 unit percobaan. Pada petak percobaan terdapat 18 tanaman sehingga total populasi tanaman adalah 270 tanaman. Sampel tanaman diambil sebanyak 5 tanaman setiap unit percobaan dan dilakukan pengamatan sesuai dengan parameter pengamatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian POC JLF berpengaruh nyata terhadap parameter parameter tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun dan bobot tongkol berkelobot. Perlakuan J2 (133 ml/tanaman) (selama masa hidup tanaman jagung) merupakan perlakuan terbaik dalam pertumbuhan yakni tinggi tanaman, diameter batang. Sedangkan perlakuan J4 (200 ml/tanaman) (selama masa hidup tanaman tanaman) berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah daun dan bobot tongkol berkelobot.
