Analisis Tingkat Pengetahuan Petani terhadap Pakan Pellet Ternak Babi Grower (Studi Kasus Dikelompok Tani Tungku Mose) Cimpar Carep Kabupaten Manggarai
Keywords:
Tingkat Pengetahuan, Pakan Pellet, Ternak Babi GrowerAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan petani terhadap penggunaan pakan pellet pada ternak babi fase grower di Kelompok Tani Tungku Mose, Cimpar Carep, Kabupaten Manggarai. Pakan pellet merupakan salah satu bentuk inovasi pakan modern yang dapat meningkatkan efisiensi pertumbuhan ternak babi, khususnya pada fase grower yang memerlukan asupan nutrisi optimal. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja berdasarkan pertimbangan bahwa kelompok tani Tungku Mose masih eksis dan masih melakukan praktek integrasi antara pertanian dan peternakan sesuai dengan tujuan penelitian. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan dua jenis sumber data, yaitu data primer dan data sekunder. Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan petani di Kelompok Tani Tungku Mose terhadap penggunaan pakan pellet untuk ternak babi grower masih tergolong sedang hingga rendah. Sebagian besar petani berada pada usia produktif (37–42 tahun) dan memiliki pengalaman beternak lebih dari 10 tahun, namun masih menerapkan metode konvensional yang diperoleh secara turun-temurun. Tingkat pendidikan yang didominasi lulusan SD (64%), skala usaha ternak yang kecil (80% memiliki 1–3 ekor), serta minimnya akses terhadap pelatihan dan penyuluhan menjadi faktor utama yang menghambat adopsi inovasi pakan modern seperti pellet.
