STRATEGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PETERNAKAN BABI DI KECAMATAN RANAMESE NUSA TENGGARA TIMUR
Keywords:
Ternak Babi, Manajemen Pemeliharaan, Faktor Produktivitas , Strategi ProduktivitasAbstract
Strategi peningkatan produktivitas peternakan babi di Kecamatan Rana Mese, Nusa Tenggara Timur, yang masih menerapkan sistem pemeliharaan tradisional. Rendahnya produktivitas akibat manajemen pemeliharaan yang sederhana, keterbatasan pengetahuan peternak tentang reproduksi, biosekuriti, dan penggunaan pakan lokal yang belum optimal. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan manajemen pemeliharaan, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas, serta merumuskan strategi peningkatan produktivitas peternakan babi. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pengumpulan data primer melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 30 peternak di Desa Compang Teber.
Hasil penelitian rata-rata berat babi meningkat dari 54,75 kg menjadi 59,83 kg. Pemberian pakan lokal tanpa suplemen, manajemen reproduksi yang masih konvensional dan biosekuriti sederhana menjadi kendala utama produktivitas. Peternak belum rutin mencatat data reproduksi dan mortalitas. Oleh karena itu, strategi yang disarankan meliputi pelatihan manajemen pakan dan reproduksi, peningkatan biosekuriti, perbaikan kandang, serta pendampingan rutin tenaga kesehatan hewan. Intervensi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha peternakan babi di Kecamatan Ranemese.
