Respon Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica) Terhadap Berbagai Dosis Pupuk Nitrogen
Keywords:
Dosis, kopi arabika, pembibitan, pupuk nitrogenAbstract
Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu provinsi di Indonesia dengan produksi kopi 21.859 ton dari luas areal tanam 65.920 ha. Kopi asal NTT yang sering diminati oleh pencinta kopi adalah jenis arabika. Ekspor kopi arabika mengalami penurunan akibat ketersediaan bibit unggul pada budidaya bibit kopi arabika tidak terpenuhi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit kopi terhadap berbagai dosis pemupukan Nitrogen. Penelitian ini dilaksanakan di Langgo, Kelurahan Carep, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai dari bulan Maret sampai bulan Mei tahun 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktor berupa berbagai dosis pupuk N yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu P0 (Kontrol), P1 (Dosis pupuk N 1 g/polybag), P2 (Dosis pupuk N 1,5 g/polybag), dan P3 (Dosis pupuk N 2 g/polybag). Setiap perlakuan diulang sebanyak 6 kali. Pemberian pupuk nitrogen berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi bibit, jumlah daun, diameter batang, jumlah tunas, dan bobot segar daun per tanaman. Dosis pupuk nitrogen sebanyak 1,5 g/polybag menghasilkan tinggi bibit tertinggi (26.71 cm), jumlah daun tertinggi (16.41 helai), diameter batang tertinggi (4.67 mm), dan jumlah tunas tertinggi (1.91 tunas).
