URGENSI DAN MODEL PEMBELAJARAN MUATAN LOKAL BERBASIS BUDAYA MANGGARAI UNTUK MENUNJANG PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR

  • Theresia M Genggong Unika Santu Paulus Ruteng
  • Marianus M Tapung unika santu paulus
  • Heronimus E A. Wejang unika santu paulus
Keywords: Pelajaran Muatan Lokal, Pendidikan Karakter, Budaya Manggarai

Abstract

Salah satu strategi untuk membentuk karakter peserta didik adalah pengembangan pembelajaran muatan lokal. Pembelajaran muatan lokal telah diterapkan di sekolah dasar di Kabupaten Manggarai. Hal ini penting sejalan dengan fenomena sikap dan perilaku peserta didik yang menyimpang, seperti kurang sopan dengan orang yang lebih tua, tidak patuh (sundur), tawuran, malas, tidak kreatif, kurang peduli dengan sesama, suka kata-kata kasar. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan urgensi dan model mata pelajaran muatan lokal berbasis budaya Manggarai dalam menunjang penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa muatan lokal berbasis budaya urgen jika dijalankan secara sistematis dan konsisten berdasarkan beberapa prinsip yaitu, prinsip relevansi, efektivitas, fleksibilitas, dan diferensiasi. Selanjutnya model pembelajaran muatan lokal yang diterapkan adalah model tae (memberitahu), model toming (contoh), model pakep (memberi tahu dan memberi contoh), model hae (tutorial sebaya), model lonto leok (musyawarah). Melalui kegiatan muatan local, peserta didik diharapkan memiliki berbagai keterampilan sosial praktis, seperti nenti ba weki (bertingkah laku santun), bae mbate (mengetahui warisan leluhur), haeng tae (memperoleh pengetahuan nilai budaya), molor tombo (keterampilan bekomunikasi), nganceng pande (mampu menerapkan pengetahuan ), to’o bombong  (sikap bangga terhadap budaya sendiri)

References

Barung, Kanis dan Yoseph Tote. 2002. Kurikulum Muatan Lokal Pendidikan Dasar: Acuan Umum Pembelajaran Muatan Lokal Sekolah Dasar Dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Kabupaten Manggarai. Ruteng: Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai.
Bosco, Fabianus. 2016. “Keefektifan Bimbingan Kelompok Berbasis Nilai-Nilai Budaya Lonto Lӗok Untuk Meningkatkan Kecerdasan Interpersonal Peserta didik”. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Mission. Vol. 8, No.1: 107.
Gaut, Gabriel & Marianus Tapung. 2021, “Model Lonto Leok Dalam Pembelajaran Tentang Mbaru Gendang Pada Muatan Lokal Seni Budaya Daerah Manggarai (Riset Desain Pembelajaran Muatan Lokal)”,Jurnal EDUNET: The Journal of Humanitis and Applied Education, Vol 1, No. 1: 21-28.
Lon, Yohanes. 2016. Mendidik Pribadi Berkarakter “Uwa Haeng Wulang, Langkas Haeng Ntala”. Jurnal Sosio Didaktika:Sosial Science Education Journal. Vol. 3. No 2.
Wawe, Maria Yasinta. 2017.”Studi Deskriptif Pentingnya Pendidikan Karakter Sopan Santun Dalam Menyapa Orang Kedua (Hau Dan Ite) Pada Mata Pada Mata Pelajaran PLSBD Bagi Peserta didik Di SDK Kumba II”.
Skripsi (Nonpublikasi). Ruteng: Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP ST. Paulus Ruteng.
Muslich, M. 2011. Pendidikan Karakter Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Nafisah, Durrotun. 2016, “Peran Pendidikan Muatan Lokal Terhadap Pembangunan Karakter Bangsa”, Jurnal Pancasila dan Kewarga-negaraan, Vol. 4, No. 2: 453-459.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2014.
Sawaludin dan Salahudin. 2016.”Nilai-Nilai Karakter Bangsa Dalam Tradisi Tari Caci di Masyarakat Manggarai Desa Golo Nodal Kecamatan Mbeliling Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur”.Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Vol. 4.No.2:63.
Wisang, Imelda. 2018. “Penerapan Nilai Pendidikan Tokoh Kode Agu Balak Cerita Anak Lokal Masyarakat Manggarai Timur”, Jurnal Mitra Pendidikan, vol 2 (9).
Sugiarti, dkk. 2020. Desain Penelitian Kualitatif Sastra. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang
Published
2021-08-06
How to Cite
Genggong, T. M., Marianus M Tapung, & Heronimus E A. Wejang. (2021). URGENSI DAN MODEL PEMBELAJARAN MUATAN LOKAL BERBASIS BUDAYA MANGGARAI UNTUK MENUNJANG PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR. Jurnal Literasi Pendidikan Dasar (JLPD), 2(1), 12-20. Retrieved from https://jurnal.unikastpaulus.ac.id/index.php/jlpd/article/view/868