Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Menggunakan Video Animasi Pada Anak Usia 5-6 Tahun di TKK Beata Maria Cristina Brando

Authors

  • Serliana Mesi Yurina Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Maria Dissriany Vista Banggur Program Studidi Pendidikan Guru PAUD Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus RUteng
  • Theresia Alviani Sum Program Studidi Pendidikan Guru PAUD Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus RUteng

Keywords:

membaca permulaan, video animasi, anak usia 5-6 tahun

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya capaian perkembangan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun di TKK Beata Maria Cristina Brando pada kelompok B1. Hal ini ditandai dengan sebagian anak kelompok B1 masih mengalami kesulitan dalam menunjukkan kemampuan membaca permulaan. Beberapa anak belum mampu mengenali huruf dengan baik, kesulitan menyebutkan bunyi huruf secara benar, serta belum mampu membaca kata-kata sederhana. Selain itu, minat anak terhadap kegiatan membaca permulaan masih rendah, terlihat dari kurangnya antusiasme saat mengikuti kegiatan pembelajaran yang berkaitan dengan huruf dan kata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan video animasi dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain penelitian Kemmis dan Mc Tagart, yang terdiri dari empat komponen utama: perencanaan, pelaksanaan dan observasi serta refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, siklus I terdiri dari tiga pertemuan dan siklus II terdiri dari tiga pertemuan. Subyek dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 10 orang anak pada kelompok B1. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan membaca permulaan menggunakan video animasi pada anak usia 5-6 tahun di TKK Beata Maria Cristina Brando. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan ceklis dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan rumus, yaitu: P=F/N x 100%, Keterangan: P: Angka presentasi, F: Frekuensi yang sedang dicari presentasinya, N: Jumlah frekuensi atau banyaknya individu. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini yaitu: minimal mencapai pada kategori BSH. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan terhadap kemampuan membaca permulaan anak dari data pratindakan, Siklus I dan Siklus II. Pada data pratindakan anak yang berada pada kategori BB 3 anak= 30%, kategori MB 5 anak= 50%, kategori BSH 2 anak=20% dan kategori BSB 0%. Hasil siklus I anak yang mencapai nilai ketuntasan belajar klasikal yaitu 1 anak berada pada kategori BB=10%, 5 orang anak berada pada kategori MB= 50%, 4 orang anak berada pada kategori BSH= 40%, dan BSB 0%. Data pada siklus II yang mencapai ketuntasan belajar klasikal sejumlah 9 orang anak berada pada kategori BSH= 90%, kategori MB 1 orang anak= 10% kategori BB 0% dan BSB 0%. Berdasarkan hasil data pratindakan diperoleh kategori BSH 2 orang anak dengan presentasi 20%, sedangkan pada siklus I capaian perkembangan kemampuan membaca permulaan anak diperoleh data 4 orang anak dengan presentasi 40% berada pada kategori BSH, dan pada siklus II meningkat 9 orang anak dengan presentasi 90% pada kategori BSH. Dari hasil data capaian perkembangan anak dengan peningkatan dari pratindakan ke siklus I terjadi perubahan berada pada presentase 20%, sedangkan peningkatan pada siklus I ke siklus II perubahannya menjadi 50%. Berdasarkan data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan video animasi dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun di TKK Beata Maria Cristina Brando.

Downloads

Published

2026-04-30

Similar Articles

1-10 of 21

You may also start an advanced similarity search for this article.