PERSONAL HYGIENE REMAJA PUTRI DENGAN KEJADIAN FLOUR ALBUS DI SMA NEGERI 7 KUPANG
DOI:
https://doi.org/10.62735/jnn.v2i1.2349Keywords:
Personal Hygiene, Kejadian Flour Albus.Abstract
Latar Belakang: Keputihan atau fllour albus (Leukoreatau flour albus) merupakan infeksi jamur kandida pada genetalia perempuan dan disebabkan oleh organisme seperti ragi yaitu (candida albicans). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dengan kejadian flour albus pada remaja putri di SMA Negeri 7 Kupang.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan analitik korelasional menggunakan desain cross-sectional. Sampel yang digunakan yaitu teknik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 140 siswi. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner dengan uji statistik uji chi-square.
Hasi Penelitian: Hasil yang diperoleh dari penelitian ini sebanyak 112 siswi mengalami kejadian flour albus dan didapatkan sebanyak 85 siswi (60,7%) memiliki personal hygiene yang buruk dengan hasil uji statistik chi-square antara personal hygiene dengan kejaian flour albus didapatkan nilai ? value = 0,00.
Kesimpulan: Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan. Peningkatan pengetahuan dan pemahaman remaja tentang perawatan genetalia agar tidak terjadi flour albus sangat perlu dilakukan oleh pihak sekolah, selain itu, remaja juga perlu menerapkan hal positif dalam menjaga kebersihan genetalia dalam kehidupan sehari-hari.