PENGARUH SENAM OTAGO TERHADAP RENTANG GERAK DAN NYERI SENDI PADA LANSIA DI WILAYAH PUSKESMAS BANJARANGKAN I

Authors

  • Desak Ayu Eka Putri Stikes Bina Usada Bali
  • Ni Luh Putu Dian Yunita Sari Stikes Bina Usada Bali
  • Putu Wira Kusuma Putra Stikes Bina Usada Bali

DOI:

https://doi.org/10.62735/jnn.v2i2.2384

Keywords:

Lansia, Senam Otago, Rentang Gerak Sendi, Nyeri Sendi

Abstract

Latar belakang: Seiring bertambahnya usia, pada lansia akan muncul beberapa masalah yaitu penyakit nyeri sendi dan gangguan rentang gerak sendi. Hal yang dapat dilakukan yaitu latihan berjalan, latihan penguatan dan latihan keseimbangan yang disebut dengan Senam Otago.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam otago terhadap rentang gerak dan nyeri sendi pada lansia di wilayah Puskesmas Banjarangkan I
Metode: Penelitian ini menggunakan Pre-Experiment Design dengan rancangan One Grup Pretest-Posttest design dengan jumlah sampel sebanyak 28 orang lansia. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuisioner Goniometri untuk mengukur rentang gerak sendi dan kuisioner Numeric Rating Scale (NRS) untuk mengukur nyeri sendi. Data dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan Analisa data menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test menunjukkan bahwa hasil statistik pada tingkat rentang gerak sendi didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 dan pada tingkat nyeri sendi didapatkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) < 0,05.
Kesimpulan: Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka ada pengaruh senam otago terhadap rentang gerak sendi dan nyeri sendi pada lansia dan diharapkan lansia dapat melakukan kegiatan latihan berupa senam otago secara rutin agar dapat mengurangi resiko gangguan rentang gerak dan nyeri sendi pada lansia.

Downloads

Published

2025-02-15