GAMBARAN PENANGANAN DISMENORE SECARA NON FARMAKOLOGI PADA MAHASISWI TINGKAT 1 AKADEMI KEPERAWATAN ST. ELISABETH LELA
Keywords:
Disminore, Non Farmakologi, Mahasiswa keperawatanAbstract
Latar Belakang dan Tujuan Dismenore merupakan karakteristik nyeri yang terjadi dibagian bahwa perut saat menstruasi, rasa nyeri menyebar dari pinggang ke paha. Dismenore terjadi akibat hormon progesteron yang tidak seimbang dalam darah dan menimbulkan rasa nyeri. Dismenore juga dipengaruhi oleh faktor psikologis pada wanita.
Metodologi: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode total sampling adalah mahasiswi kelas A dan B tingkat 1 Akademi Keperawatan St. Elisabeth Lela dengan jumlah sebanyak 93 orang, dimana teknik pengambilan sampel yang digunakan untuk memenuhi kriteria adalah 93 responden, alat ukur yang digunakan adalah kuesioner.
Hasil penelitian: Berdasarkan hasil pengisian kuesioner dari 93 responden diketahui bahwa skala nyeri yang dirasakan oleh mahasiswi tingkat 1 Akademi Keperawatan St. Elisabeth Lela terbanyak nyeri sedang yaitu 79 responden (85%), jenis dismenore terbanyak yaitu jenis dismenore spasmodik yaitu 60 responden (64,5%), terapi non farmakologi yang terbanyak positif yaitu 50 responden (53,7%).
Kesimpulan: Hasil penelitian pada mahasiswi tingkat 1 Akademi Keperawatan St Elisabeth Lela dalam Penanganan dismenore secara non farmakologi pada kategori positif yaitu terdapat 50 responden (53,7%).