KAJIAN SEMIOTIK DALAM UPACARA LEDO KUKUNGDI DESA SATAR PUNDA KECAMATAN LAMBA LEDA
indonesia
Keywords:
Semiotik, Ledo Kukung, Masyarakat Manggarai TimurAbstract
Upacara Ledo Kukung merupakan sebuah upacara adat unik di desa Satar Punda, Manggarai Timur. Upacara ini unik karena dilaksanakan pada saat panenan hasil ladang. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah (1) bagaimanakah tahapan pelaksanaan upacara Ledo Kukung?; dan (2) bagaimanakah wujud fungsi dan makna upacara Ledo Kukung? Sejalan dengan itu, penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan tahapan pelaksanaan upacara Ledo Kukung, dan (2) mendeskripsikan wujud fungsi dan makna upacara Ledo Kukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upacara Ledo Kukung yang dilaksanakan masyarakat Desa Satar Punda, Manggarai Timur, memiliki 3 (tiga) tahapan, yakni (1) cau manuk, (2) mbele manuk, dan (3) weo lebe manuk peang cicing. Sementara itu, wujud fungsi dan makna upacara Ledo Kukung adalah tuturan dalam tudak dan simbol sebagai bahan sesajian yang di dalamnya terdapat ucapan atau komunikasi antara penutur tudak dengan Sang Maha Pencipta serta komunikasi dengan roh nenek moyang. Hal itu ditandai dengan sebutan Mori agu Ngaran pada setiap awal tudak.