Ketidakadilan Gender Dalam Novel-Novel Daring

Authors

  • Ans Prawati Yuliantari Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Maria Epin Nilda

Keywords:

keadilan, gander, novel daring

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh banyaknya bentuk ketidakadilan gender yang terdapat dalam novel daring Bukan Istri Bayaran karya Meldhaaja Dendam Istri yang Terbuang Istri karya Ilkimafutry dan Istri Di Atas Kertas karya Kamaya. Bentuk ketidakadilan gender dalam novel-novel ini berupa marginalisasi, subordinasi, stereotipe, kekerasan dan beban ganda yang dikaji dengan menggunakan teori Mansour Fakih. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk-bentuk ketidakadilan gender dalam novel-novel daring Bukan Istri Bayaran karya Meldhaaja Dendam Istri Yang Terbuang karya Ilkimafutry dan Istri Di Atas Kertas karya Kamaya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel daring Bukan Istri Bayaran karya Meldhaaja, Dendam Istri yang Terbuang karya Ilkimafutry dan Istri Di Atas Kertas karya Kamaya sedangkan data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat, dan paragraf yang mengidentifikasi adanya bentuk ketidakadilan gender dalam novel daring Bukan Istri Bayaran karya Meldhaaja Dendam Istri Yang Terbuang karya Ilkimafutry dan Istri Di Atas Kertas karya Kamaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan membaca dan mencatat, sedangkan Teknik analisis data meliputi, pengkodean atau tabulasi, proses kajian dan analisis mendeskripsikan dan membahas hasil analisis. Memberi kesimpulan berdasarkan hasil temuan sedangkan keabsahan data dalam penelitian ini adalah triangulasi yang meliputi, teriangulasi sumber data dan teori. Hasil penelitian ini meliputi bentuk ketidakadilan gender dalam novel daring Bukan Istri Bayaran karya Meldhaaja Dendam Istri yang Terbuang karya Ilkimafutry dan Istri Di Atas Kertas karya Kamaya menggunakan bentuk sebagai berikut. Bentuk marginalisasi membuat kedudukan perempuan dianggap rendah dan berdampak pada pekerjaan yang tidak terlalu bagus baik dari gaji dan status pekerjaan. Bentuk kekerasan tindakan kekerasan fisik dan nonfisik yang dilakukan oleh salah satu jenis kelamin terhadapjenis klamin lainnya. Beban ganda suatu pekerjaan yang diterima satu jenis kelamin lebih banyak dibandingkan jenis kelamin lainnya.Berdasarkan penelit ian ini dapat disimpulkan bahwa bentuk ketidakadilan gender selalu terjadi karena tokoh perempuan yang dianggap sebagai makhluk yang lemah serta menempatkan kedudukan perempuan tidak sejajar dengan laki-laki.

Downloads

Published

2024-07-31