GASTROKRITIK DALAM NOVEL ARUNA DAN LIDAHNYA KARYA LAKSMI PAMUNTJAK: KAJIAN GASTRONOMI SASTRA

Authors

  • Maria Putriliana Gamul Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Angela Klaudia Danu Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng

Keywords:

gastronomy criticism, novel, Aruna and Her Tongue, literary gastronomy

Abstract

Penelitian ini mengarah pada gastrokritik dalam novel Aruna dan Lidahnya karya Laksmi Pamuntjak yang menggambarkan literasi kuliner, perjalanan, dan refleksi sosial. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gastrokritik dalam novel Aruna dan Lidahnya karya Laksmi Pamuntjak dengan fokus pada kajian gastronomi sastra. Jenis Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan gastronomi sastra. Sumber data penelitian ini yaitu novel yang berjudul Aruna dan Lidahnya karya Laksmi Pamuntjak. Data dalam penelitian ini adalah berupa kutipan-kutipan yang menunjukkan gastrokritik yang terdapat dalam novel berjudul Aruna dan Lidahnya karya Laksmi Pamuntjak. Metode dan teknik pengumpulan data menggunakan teknik membaca dan mencatat. Metode analisis data menggunakan reduksi data, paparan data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima konsep gastrokritik yang mendeskripsikan cara karakter-karakter merasakan cinta terhadap makanan yang diceritakan dalam novel Aruna dan Lidahnya karya Laksmi Pamuntjak. Konsep makanan dan kesenangan yang menunjukkan makanan dan kesenangan yang terwujud dalam pengalaman tokoh-tokoh pada saat menikmati setiap kuliner di berbagai daerah. Makanan dan seni yang menggambarkan bahwa cara makanan diolah dan disajikan dengan baik sehingga penikmat dapat merasakan kepuasaan terhadap makanan. Makanan dan nama yang menunjukkan bahwa makanan memiliki nama atau identitas dari setiap daerah yang diceritakan oleh penulis. Makanan dan kebutuhan yang menunjukkan makanan bukan hanya sekadar untuk dimakan tetapi penulis juga menceritakan makanan sebagai kebutuhan dasar untuk manusia dalam memenuhi kepuasannya. Makanan dan ekonomi yang juga menunjukkan bahwa penulis menceritakan makanan memiliki nilai ekonomi yang dapat mengembangkan cerita dalam dunia kuliner. Gastrokritik dalam novel Aruna dan Lidahnya lebih menonjol pada konsep makanan dan kesenangan, karena penulis menceritakan bahwa tokoh Aruna sangat terobsesi dengan dunia makanan dan menjadikan makanan sebagai sumber kesenangannya dan menjadikan kenangan dalam mencari dan menikmati makanan melalui perjalanannya bersama para tokoh lainnya

 

Downloads

Published

2025-07-10 — Updated on 2025-07-14

Versions