TATO TRADISIONAL MASYARAKAT DESA HAULASI KECAMATAN MIOMAFO KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA

Authors

  • Yoseph Andreas Gual Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandira
  • Fransiska D. Setyaningsih Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandira
  • Primus P. Bolaer Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandira

DOI:

https://doi.org/10.36928/jpkm.v11i1.760

Keywords:

Tradisi, Tato Tradisional, Budaya, Komunikasi

Abstract

Tato tradisional pada masyarakat Haulasi telah punah dalam artian tidak dipraktikan lagi. Padahal dalam masyarakat tradisional, setiap tradisi memiliki fungsi tertentu baik bagi individu maupun bagi kelompok. Semua tradisi termasuk tato tradisional adalah menjaga komunikasi dan relasi manusia dengan lingkungan, sesama dan yang transenden yang pada gilirannya memberikan integrasi sosial. Melalui riset studi kasus dengan paparan data deskriptif, artikel ini mencoba menelusuri sejarah dan fungsi, makna dan penyebab tato tradisional pada masyarakat Haulasi hilang.  

 

Downloads

Published

2019-01-25

How to Cite

TATO TRADISIONAL MASYARAKAT DESA HAULASI KECAMATAN MIOMAFO KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA. (2019). Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio, 11(1), 160-178. https://doi.org/10.36928/jpkm.v11i1.760