Apropriasi dan Adaptasi dalam Chick Lit Indonesia

  • Ans. Prawati Yuliantari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP Santu Paulus Ruteng
  • Angela Klaudia Danu Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP Santu Paulus Ruteng
Keywords: apropriasi, adaptasi, chick lit, Indonesia

Abstract

Chick lit merupakan genre sastra baru yang memperoleh perhatian dari kritikus sastra karena kesuksesannya di berbagai negara. Salah satu faktor yang mempengaruhi popularitas chick lit adalah apropriasi dan adaptasi yang dilakukan oleh para penulis genre ini di berbagai negara sehingga terjadi reterritorialisasi dalam bentuk dan temanya. Apropriasi dan adaptasi yang terdapat dalam chick lit Indonesia merupakan bentuk reterritorialisasi untuk menyesuaikan diri dengan kondisi lokal dan pangsa yang disasarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk reteritorialisasi budaya yang ada dalam chick lit Indonesia, sekaligus melihat representasi lokalitas sebagai penanda perbedaan dengan chick lit yang berasal dari negara asalnya. Metode yang dipergunakan adalah thick description yang dikemukakan oleh Pontoretto. Dengan menggunakan metode ini teks dianalisis dan diinterpretasikan secara kontekstual sehingga dapat memberikan thick meaning pada hasil penelitian. Obyek kajian dalam artikel ini adalah novel Dare to be Urbanista dan The Bridesmate’s Story. Dari penelitian ini dapat dilihat representasi lokalitas chick lit Indonesia, sekaligus apropriasi dan adaptasinya sebagai bentuk reterritorialisasi budaya.

 

References

Baykan, B. (2014). Woman's Reading and Writing Practices: Exploring Chicklit as A Site of Struggle in Popular Culture and Literature. International Conference on Social Sciences and Humanities, (pp. 766-773). Istanbul.

Bodden, M. (2005). Rap in Indonesian Youth Music of the 1990s: ‘‘Globalization,’’ ‘‘Outlaw Genres,’’ and Social Protest. Asian Music: Summer/Fall 2005, 1-26.

Dewi, N. (2011). Formation of Youth Identity in Indonesian Islamic Chick Lit. Kata Volume 13, number 1, June 2011 , 134-146.

Djundjung, J. M. (2004). The Construction of Urban Single Career Woman in Indonesian Chick Lit, Jodoh Monica. Jurnal Kata Volume 6, Number 2, December 2004, 124-144.

Ferriss, S., & Young, M. (2006). Introduction. In S. Ferriss, & M. Young, Chick lit : the new woman's Fiction (pp. 1-17). London: Routledge.

Fung, A. Y., Erni, J. N., & Yang, F. (2015). Asian Popular Culture Review. In E. Toby Miller, The Routledge Companion to Global Popular Culture (pp. 481-491). London: Routledge.

Guerrero, L. A. (2006). "Sistahs Are Doin' It for Themselves": Chick Lit in Blacks and Whites. London: Routledge.

Halle, E. (2006). Long-Suffering Professional Females: The Case of Nanny Lit. London: Routledge.

Hewett, H. (2006). You Are Not Alone: The Personal, the Political, and the "New" Mommy Lit. London: Routledge.

Johnson, J. W. (2006). Chick Lit Jr.: More Than Glitz and Glamour for Teens . London: Routledge.

Lull, J. (1995). Media, Communication, Culture: A Global Approach. Cambridge: Polity.

Mazza, C. (2006). Who's Laughing Now? A Short History of Chick Lit and the Perversion of a Genre . London: Routledge.

Noor, R. (2014). Profil Penerbit Novel Chicklit dan Teenlit Indonesia. Humanika Vol. 20 No. 2 , 84-94.

Procter., J. (2004). Stuart Hall. New York: Routledge.

Sellei, N. (2006). Bridget Jones and Hungarian Chick Lit. In S. Ferriss, & M. Young, Chick lit : the new woman's Fiction (pp. 173-188). London: Routledge.

Shuker, R. (2001). Popular Music: The Key Concepts. New York: Routledge.

Smith, C. J. (2008). Cosmopolitan Culture and Consumerism in Chick Lit. New York: Routledge.

Van Slooten, J. L. (2006). Fashionably Indebted: Conspicuous Consumption, Fashion and Roman in Sophie Kinsella's Sophaholic Trilogy. London: Routledge.

Wells, J. (2006). Mothers of Chick Lit? Women Writers, Readers, and Literary History. London: Routledge.

Published
2018-07-31
How to Cite
Yuliantari, A. P., & Danu, A. K. (2018). Apropriasi dan Adaptasi dalam Chick Lit Indonesia. PROLITERA: Jurnal Penelitian Pendidikan, Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 1(1), 1-9. https://doi.org/10.36928/jpro.v1i1.467
Section
Articles