Representasi Identitas Kultural dalam Lagu-lagu Pop Manggarai

  • Ans. Prawati Yuliantari, Siprianus Sion, Hilaria Serlina Galung, Maria Trifina Endang, Oktavianus Agung Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP Santu Paulus Ruteng
Keywords: discourse analysis, lagu, pop, Manggarai

Abstract

Salah satu cara orang Manggarai untuk melukiskan dinamika yang terjadi dalam kehidupan sosial, politik, dan budayanya adalah melalui lagu tradisional yang berakar dari tradisi tutur (oral tradition). Hal itu berkaitan dengan fungsi lagu dalam masyarakat Manggarai sebagai sarana untuk meneruskan nilai-nilai dari para orang tua kepada anak-anaknya. Selain berfungsi sebagai alat penerus tradisi dan sarana untuk mengekspresikan dinamika masyarakat, lagu-lagu itu juga menampilkan identitas kultural orang Manggarai. Representasi identitas berupa kebiasaan, adat istiadat, nilai-nilai, dan norma-norma itu ditampilkan dalam lirik lagu pop daerah Manggarai. Berdasarkan fenomena itu maka terdapat dua pertanyaan penelitian, yaitu: apa bentuk-bentuk identitas kultural yang diperlihatkan dalam musik pop Manggarai dan bagaimana identitas kultural itu ditampilkan dalam lirik lagu-lagu pop Manggarai. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dipergunakan metode discourse analysis guna mengidentifikasi, mengungkap, dan menganalisis identitas budaya yang berhubungan dengan kehidupan masyarakat. Hasil dari penelitian ini dapat diketahui bentuk-bentuk identitas kultural yang terdapat dalam lagu-lagu pop daerah Manggarai.

References

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Barendregt, B. (2002). The sound of longing for home: Redefining a sense of community through Minang popular music. Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde 158 (2002), no: 3, Leiden, 411-450.

Baulch, E. (2010). Music for the Pria Dewasa: Changes and Continuities in Class and Pop Music Genre. Journal of Indonesian Social Sciences and Humanities Vol. 3, 2010, pp. 99-130, 99-130.

Bodden, M. (2005). Rap in Indonesian Youth Music of the 1990s: ‘‘Globalization,’’ ‘‘Outlaw Genres,’’ and Social Protest. Asian Music: Summer/Fall 2005, 1-26.

Connell, J., & Gibson, C. (2003). Sound Tracks: Popular Music, Identity, and Place. London: Routledge.

Davis, H. (2004). Stuart Hall. London: SAGE Publication.

Deki, K. T. (2011). Tradisi Lisan Orang Manggarai: Membidik Persaudaraan Dalam Bingkai Sastra. Jakarta: Parrhesia.

Edgar, A., & Sedgwick, P. (2008). Cultural Theory: The Key Concepts. London: Routledge.

Frith, S. (2006). Music and Identity. In S. Hall, & P. d. Gay, Questions of Cultural Identity (pp. 108-127). London: SAGE Publications Inc.

Gee, J. P. (2011). An introduction to Discourse Analysis: Theory and Method. London: Routledge.

Gee., J. P. (2011). How to do Discourse Analysis : a Toolkit . London: Routledge.

Merriam, A. P. (1964). The Anthropology of Music. Evanston: Northwestern University Press.

Procter, J. (2006). Stuart Hall. New York: Routledge.

Roy, W. G. (2010). Reds, Whites and Blues: Social Movement, Folk Music, and Race in the United States. Princeton: Princeton University Press.

Shuker, R. (2001). Popular Music: The Key Concepts. New York: Routledge.

Suryadi. (2010). The Impact of the West Sumatran regional recording industry on Minangkabau oral literature. Wacana, Vol. 12 No. 1 (April 2010), 35—69.

Suryadi. (2015). The Recording Industry and “regional” Culture in Indonesia: The case of Minangkabau. Wacana Vol. 16 No. 2 , 479-509.

Sutton, R. A. (2013). Musical Genre and Identity in Indonesia: Simponi Kecapi and Campur Sari. Asian Music, Volume 44, Number 2, Summer/Fall 2013, 81-94.

Tekman, H. G., Boer, D., & Fischer, R. (2012). Values, Functions of Music, and Musical Preferences. Proceedings of the 12th International conference on Music Perception and Cognition and the 8th Triennial Conference Of the European Society for the Cognitive Science of Music (hlm. 372-377). Thessaloniki: Tanpa Penerbit.

Toda, D. N. (2011). Manggarai Mencari Pencerahan Historiografi. Ende: Nusa Indah.

Wallach, J., & Clinton, E. (2013). History, Modernity, and Music Genre in Indonesia: Popular Music Genres in the Dutch East Indies and Following Independence. Asian Music Vol. 44 Number 2 Summer/ Fall 2013, 3-23.

Yuliantari, A. P. (2015). Ruteng is da City: Representasi Lokalitas dalam Musik Rap Manggarai. Resital Vol. 16 No. 2 Agustus 2015, 65-74.

Yuliantari, A. P. (2016). Hibriditas Budaya Amerika: Studi Transnasional Musik Rap pada Masyarakat Manggarai di Nusa Tenggara Timur. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada, Unpublished Dissertation.

Published
2018-07-31
How to Cite
Yuliantari, A. P. dkk. (2018). Representasi Identitas Kultural dalam Lagu-lagu Pop Manggarai. PROLITERA: Jurnal Penelitian Pendidikan, Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 1(1), 32-41. https://doi.org/10.36928/jpro.v1i1.471
Section
Articles