Pemakaian Bahasa Manggarai dalam Upacara Hang Rani pada Masyarakat Kecamatan Lamba Leda Kabupaten Manggarai Timur

  • Yoakim Jekson Kebol Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP Santu Paulus Ruteng
Keywords: Penggunaan, Bahasa Manggarai, Upacara Hang Rani

Abstract

Penggunaan bahasa Manggarai dalam upacara Hang Ranipada masyarakat kecamatan Lamba Leda merupakan komunikasi verbal yang mencerminkan hubungan kovariatif antara struktur bahasa dan struktur budaya masyarakat penuturnya. Hubungan itu tercermin dalam dalam pemakaian seperangkat leksikon, kalimat, dan wacana pilihan, sesuai mitra tutur, tingkat keakraban, sutuasi, topik, dan tujuan tutur. Variabel sosiolinguistik terlihat jelas dalam tuturan yang bersifat fungsional dan situasional.  Pilihan ragam bahasa Manggarai dalam upacara hang rani berfungsi untuk memanggil, berdoa, berjanji, dan berharap dan mempunyai fungsi magis melalui kekuatan pilihan kata, kalimat, bunyi, dan kandungan semantis yang sangat dalam dan diyakini mempunyai kekuatan untuk mempengaruhi tindakan petutur. Ada tiga tahap pemakaian bahasa Manggarai dalam upacara hang rani, yaitu (1) tahap awal atau  pembukaan tuturan yang digunakan sebagai tindakan untuk memanggil Tuhan dan leluhur agara hadir  dalam upacara tersebut, (2) tahap kedua tuturan yang digunakan berupa doa, janji, harapan kepada Tuhan dan leluhur untuk memberikan hasil panen yang melimpah, dan (3)  menunjukkan bahwa fungsi  tuturan tersebut berupa tindakan perlokusi yang diharapkan dari petutur yaitu Tuhan dan leluhur.

References

Bright, William. (1977). Sociolinguistics. Paris: Mouton & Co.

Coulthard, Malcom. (1985). An Introduction to Discourse Analysis. Hongkong: Longman Group Ltd.

Downes, William. (1984). Language and Society.London: Fontana Paperbacks.

Fasold, Ralph. (1987). The Sosiolinguistics of Society. NewYork : Basil Blackwell, Ltd.

Fishman, Joshua A (ed). (1971).Advanced in the Sociology og Language VOL.1 . Monton & Co. N. V. Publisher.

Fisman,J.A. (1972). The Sociology of Language, dalam P. P. Giglioli. Language and Social Context.HarmondsworthMiddlexes: Penguin Books.

Fisman, J. A (terjemahan Barhaya Ali). (1977). Sosiolingustik: Sebuah Pengantar. Jakarta: Pusat Pembina dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Hymes, Dell (ed). (1964). Language in Cultural and Society. New York: Harper and Row Publisher.

Ibrahim, Abdul Syukur. (1933). Kapita Selekta Sosiolinguistik. Surabaya: Usaha Nasional.

Labov, W. (1972). Sociolinguistic Patterns. Philadelphia: Univrsity of Pennsylvania Press.

Margono. (1993). “Linguistik Abad XX”. Denpasar: Fakultas Sastra Universitas Udayana.

Trudgill, Peter. (1992). Introducing Language and Society. Penguin English.

Verheijen, J. A. J. (1990).”Manggarai Texts Jilid XVI”. Ruteng: Provinsi SVD.

White, Leslie A. and Beth Dillingham. (1973). The Concept of Culture. Burgess Publishing Company.

Wuthnow, Robert. dkk. (1987). Cultural Analysis. London: Rout-leage & Kegan Paul.

Published
2018-07-31
How to Cite
Kebol, Y. J. (2018). Pemakaian Bahasa Manggarai dalam Upacara Hang Rani pada Masyarakat Kecamatan Lamba Leda Kabupaten Manggarai Timur. PROLITERA: Jurnal Penelitian Pendidikan, Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 1(1), 42-50. https://doi.org/10.36928/jpro.v1i1.472
Section
Articles