Ketidakefektifan Berbicara Mahasiswa di STKIP St. Paulus Ruteng dan Dampaknya dalam Pembentukan Karakter

  • Stanislaus Hermaditoyo Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP Santu Paulus Ruteng
Keywords: Ketidakefektifan, Berbicara, Pembentukan Karakter

Abstract

Ketidakefektifan berbicara sangat berpengaruh terhadapa logika berpikir. Berbicara yang baik adalah apa yang disaampaiakan bisa dipaham atau dimengerti oleh orang lain, oleh karena itu bahasa apa pun memiliki kaidah karena bahasa adalah sebuah sistem, karena memiliki sistem maka tiap bahasa mempunyai aturan-aturannya sendiri yang menguasai hal-hal bunyi dan urut-urutannya, kata-kata dan bentuk-bentukannya, hal-hal kalimat dan susunan-susunannya. Karakter seseorang juga bias dilihat dari cara berbahasa, oleh karena itu bahasa sangat berperan penting dalam mengubah karakter prilaku bahasa seseorang. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui dan mengerti solusi yang tepat untuk mengatasi ketidakefektifan   berbicara.

References

Arsjad, Maidar G., dan Mukti U.S. (1988). Pembinaan Kemampuan Berbicara Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Rahardi, Kunjana. (2005). Pragmatik: Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Wijana, I Dewa Putu. (1996). Dasar-dasar Pragmatik. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Tarigan, Henry Guntur. (2008). Berbicara sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

Published
2018-07-31
How to Cite
Hermaditoyo, S. (2018). Ketidakefektifan Berbicara Mahasiswa di STKIP St. Paulus Ruteng dan Dampaknya dalam Pembentukan Karakter. PROLITERA: Jurnal Penelitian Pendidikan, Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 1(1), 77-89. https://doi.org/10.36928/jpro.v1i1.476
Section
Articles