Metafora dalam Tuturan Ritual Péntang Pitak Masyarakat Manggarai: Kajian Linguistik Kebudayaan

  • Gregorius Raru STKIP Santu Paulus Ruteng
Keywords: tuturan, péntang pitak, imajeri

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji metafora dan imajeri budaya yang terdapat dalam Tuturan Ritual Péntang Pitak masyarakat Manggarai dari sudut pandang Linguistik Kebudayaan. Dua masalah yang hendak digali pada penelitian ini adalah bentuk metafora dalam tuturan ritual Péntang Pitak dan imajeri-imajeri yang terkandung dalam tuturan ritual Péntang Pitak. Penelitian yang berlokasi di Manggarai, Flores, NTT ini merupakan penelitian kualitatif. Data penelitian disediakan melalui metode simak dan catat dengan teknik rekam, transkripsi, dan wawancara. Metode analisis data yang digunakan adalah metode padan referensial dengan teknik dasar daya pilah sebagai pembeda referen. Metode yang digunakan pada tahap analisis data adalah metode padan dengan teknik pilah unsur penentu. Analisis dalam penelitian ini dipandu dengan sejumlah teori dan paradigma linguistik. Teori utama yang dipakai adalah Teori Linguistik Kebudayaan Gary B. Palmer. Hasil analisis data dilaporkan secara informal dan dideskripsikan secara verbal. Hasil dari penelitian ini adalah tuturan ritual Péntang Pitak masyarakat Manggarai kaya dengan metafora yang mencakup metafora struktural, metafora orientasional, dan metafora ontologis.  Imajeri budaya yang dikonstruksi dan dikomunikasikan melalui simbol verbal, yaitu bahasa dalam tuturan ritual Péntang Pitak meliputi imajeri persatuan atau kebersamaan, imajeri keseriusan, imajeri pro-eksistensi, dan imajeri trans-historis.

References

Darus, A. (2003). Konflik Kepemilikan Tanah dan Penyelesaiannya Melalui Komunikasi Partisipatif: Studi Kasus Kepemilikan Tanah Di Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT.. Bandung: Universitas Padjajaran.

Erb, M. (1999). The Manggaraians, Guide to Traditional Life Styles. Malaysia: Times Editions.

Erom, K. (2010). Sistem Pemarkahan Nomina Bahasa Manggarai dan Interelasinya dengan Sistem Penamaan Entitas: Sebuah Kajian Linguistik Kebudayaan. Disertasi. Denpasar: Universitas Udayana.

Erom, K. (2014). Pengantar Teori Linguistik Kebudayaan – diterjemahkan dari Toward A Teory of Cultural Linguistics, by Palmer. Kupang: Universitas Nusa Cendana.

Fox, J. J. (1986). Bahasa, Sastra dan Sejarah: Kumpulan Karangan Mengenai Masyarakat Pulau Roti. Jakarta: Djambatan.

Jegalus, N. (2011). Membangun Kerukunan Beragama: dari Ko-Eksistensi sampai Pro-Eksistensi. Maumere: Penerbit Ledalero.

Kaelan. (2012). Metode Penelitian Kualitatif Interdisipliner Bidang Sosial, Budaya, Filsafat, Seni, Agama dan Humaniora. Yogyakarta: Paradigma.

Kridalaksana, H. (1984). Kamus Linguistik. Edisi Kedua. Jakarta: Penerbit PT. Gramedia.

Liliweri, A. (2014). Pengantar Studi Kebudayaan. Bandung: Penerbit Nusa Media.

Mahsun. (2005). Metode Penelitian Bahasa. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Moleong, L. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Palmer, G. B. (1996). Toward a Theory of Cultural Linguistics, 1st Edition. Texas: The University of Texas Press.

Raru, G. (2016). Tuturan Ritual Hambor Haju Masyarakat Manggarai: Sebuah Kajian Linguistik Kebudayaan.. Jurnal Kajian Budaya PARADIGMA, Universitas Indonesia.

Raru, G. (2018). Simbol Verbal Fonologi dalam Tuturan Ritual Hambor Haju Masyarakat Todo-Manggarai. PROLITERA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya, 1 (1), 16 – 31.

Sarong, F (2013). Serpihan Budaya NTT (Kumpulan Ficer di Harian Kompas). Maumere: Penerbit Ledalero.

Sende, M. (2012). “Nilai Keadilan dan Kejujuran dalam Syair Lagu Sanda pada Masyarakat Ranameti-Kabupaten Manggarai Timur” (Skripsi). Kupang: FFA UNWIRA.

Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Verheijen, Jillis A. (1970). Kamus Manggarai-Indonesia I, Ende: Nusa Indah.

Published
2018-12-29
How to Cite
Raru, G. (2018). Metafora dalam Tuturan Ritual Péntang Pitak Masyarakat Manggarai: Kajian Linguistik Kebudayaan. PROLITERA: Jurnal Penelitian Pendidikan, Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 1(2), 99-111. https://doi.org/10.36928/jpro.v1i2.519
Section
Articles