Content Language Integrated Learning dan Implementasinya dalam Pembelajaran BIPA

  • Handrianus Dwianot Momang STKIP Santu Paulus Ruteng
Keywords: CLIL, BIPA, konten, bahasa

Abstract

Salah satu bentuk pendekatan yang dapat digunakan dalam pembelajaran BIPA ialah Content Language Integrate Learning atau yang lebih dikenal dengan singkatan CLIL. CLIL merupakan sebuah pendekatan pembelajaran bahasa yang mengintegrasikan bahasa dan konten dengan tujuan mengembangkan kompetensi kebahasaan, kompetensi komunikatif, kompetensi berpikir dan pemahaman lintas budaya. Adapun kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi CLIL sebagai pendekatan pembelajaran bahasa, faktor CLIL dalam pembelajaran Bahasa Indonesia serta strategi implementasinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA). Terkait implementasinya dalam pembelajaran BIPA, konsep 4C dalam kerangka kerja CLIL diadopsi untuk, (1) memperdalam pemahaman kebahasaan mengenai kata dan kalimat dalam konsep Bahasa Indonesia, (2) melatih kemampuan komunikatif sesuai konteks penggunaannya di masyarakat. (3) melatih kemampuan berpikir pada tingkatan tertentu sesuai dengan kebutuhan dan tingakatan pembelajar serta (4) memperluas wawasan sosial-budaya pembelajar asing terkait di Indonesia.  

References

Baryadi, I. P. (2017). Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Teks. Jurnal Sintesis, 11(1), 1 – 11.

Bentley, K. (2010). The TKT Course CLIL Module. Cambridge: CUP.

Breidbach, S., & Viebrock, B. (2012). CLIL in Germany: Results from Recent Research in a Contested Field of Education. International CLIL Research Journal 1(4), 5 – 16.

Cinganotto, L. (2016). CLIL in Italy: A General Overview. Latin American Journal of Content and Language Integrated Learning, 9(2), 374 – 400.

Coyle, D. (2008). CLIL: A pedagogical approach from the European perspective. Dalam N. Van Deusen-Sholl & N. H. Hornberger (eds.), Encyclopedia of language and education. Second and foreign language education. New York: Springer Science & Business Media.

Dewi, K. C; Zulaeha, I. (2016). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Teks Anekdot Tema Konflik Sosial di Kalangan Remaja dengan Pendekatan CLIL dan Model Berbasis Projek. Jurnal Seloka, 5(2), 172 – 176.

Ellison, M. (2018). (Net) Working CLIL in Portugal. e-TEALS: An e-journal of Teacher Education and Applied Language Studies, x(9), 4 – 22.

Emilia, E. (2011). Pendekatan Berbasis Teks: dalam Pembelajaran Bahasa Inggris. Bandung: Rizqi Press.

Febriani, M. (2015). Pengembangan Buku Pengayaan Apresiasi Dongeng yang Bermuatan CLIL bagi Peserta Didik SD Kelas Tiga. Jurnal Seloka, 4(1), 1 – 6.

Jazeri, M. (2016). Model Perangkat Pembelajaran Keterampilan Berbicara dengan pendekatan komunikatif kontekstual bagi Mahasiswa Asing. Jurnal Litera, 15(2), 217 – 216.

Kosasih, E. (2014). Jenis-jenis teks: analisis fungsi, Struktur dan Kaidah Serta Langkah Penggunaannya dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK. Bandung: Yrama Widya.

Mahsun. (2014). Teks dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Rajawali Grafindo Persada.

Marsh, D., Maljers, A. & Hartiala, A. K. (2001). Profiling European CLIL Classrooms Language Open Door. Jyvaskyla: University of Jyvaskyla.

Marsh, D. 2002. CLIL-EMILE The European Dimension: Action, Trent and Foresight Potential. Brussels: European Commission.

Naves, T., & Victoria, M. (2010). CLIL in Catalonia: An Overview of Researc Studies, dalam Lasagabaster dan Zarobe (eds), CLIL and Spain: Implementation, Results and Teacher Training. UK: Cambridge Scholars Publishing.

Nikula, T. (2010). Effects of CLIL on Teacher’s Classroom Language Use. Dalam Christiane Dalton-Puffer, Tarja Nikula, & Ute Smit (eds.), Language Use and Language Learning in CLIL Classroom. Amsterdam: John Benjamins Publishing Company.

Puffer, C. D. (2007). Discourse in Content and Language Integrated Learning (CLIL) Classrooms. USA: John Benjamins Publishing Company.

Suyitno, I. (2007). Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) Berdasarkan Hasil Analisis Kebutuhan Belajar. Jurnal Wacana, 9(2), 62 – 78.
Suyitno, I. (2017). Pemahaman Budaya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA). Prosiding Seminar Internasional, Menjadikan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Internasional, 305 – 323.

Wahyono, T., & Farahsani, Y. (2017). Penerapan Pendekatan Proses Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing.
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta: Jurnal AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 204 – 220.

Widharyanto, B. (2001). Dimensi Autentisitas dalam Pembelajaran BIPA dalam Nyoman Riasa dan Denise Finney (eds.). Prosiding Konferensi Internasional Pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing IV (KIPBIPA IV). Denpasar: IALF Bali.

Ulumuddin, A. & Wismanto, A. (2014). Bahan Ajar Bahasa Indonesia Ranah Sosial Budaya bagi Penutur Asing (BIPA). Jurnal Sasindo, 2(1), 15 – 35.

Utami, S. & Sadiyah, L. (2019). Pengembangan Bahan Ajar Teks Cerita Panji Berbasis Content Language Integrated Learning (CLIL) untuk SMK. Jurnal Briliant, 5 (1), 27 – 35.
Published
2018-12-29
How to Cite
Momang , H. D. (2018). Content Language Integrated Learning dan Implementasinya dalam Pembelajaran BIPA. PROLITERA: Jurnal Penelitian Pendidikan, Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 1(2), 131-140. https://doi.org/10.36928/jpro.v1i2.522
Section
Articles