Refleksif dalam Bahasa Manggarai

  • Yoakim Jekson Kebol Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
Keywords: refleksif, bahasa Manggarai

Abstract

Kajian refleksif dalam bahasa Manggarai merupakan kajian sintaksis yang bertujuan untuk memerikan fenomena refleksif, menjelaskan sistem konstruksi refleksif, dan menguji realisasi konstruksi refleksi dalam bahasa Manggarai dengan Government and Binding Theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk refleksif bahasa Manggarai ditunjukkan oleh bentuk  weki ‘ diri’yang ditambah posesor ru ‘sendiri’yang berasal dari penanda persona untuk refleksif yang merujuk kepada orang pertama tunggal maupun jamak, (2) bentuk refleksif bahasa Manggarai dapat dijelaskan berdasarkan relasi fungsional yaitu(a)  secara semantis peran pelaku berupa pronomina berhubungan dengan predikator yang membatasi perbuatan/ tindakan yang dialami oleh penerima atau pasien;(b)  secara fungsi sintaksis menggambarkan relasi subjek dan objek menjadi berkoreferensial yang sangat bergantung kepada jenis verba sebagai predikat yaitu verba transitif; dan (c)  secara pragmatis refleksif  sesuai kebutuhan satuan informasi yang diperlukanoleh pembicara untuk dipahami pendengar dengan tetap menjaga kekoferensialan subjek/agen dengan objek/pasien; (3) prinsip refleksif bahasa Manggarai berdasarkan teori GB, dapat dikatakan bahwa konstruksi refleksif bahasa Manggarai antara  subjek dan objek berkoreferensialyaitu obejk merujuk kepada subjek dalam ranah minimal dan antiseden yang dirujuk lebih tinggi dari refleksif.

References

Haegeman, L. (tt.sich). Introduction to Government and Binding Theory. Blackwell.

Kridalaksana, H. (1998). Sintaksis Fungsional: Sebuah Sintesis. Jakarta: MLI.

Kridalaksana, H. (1993). Kamus Linguistik. Edisi Ketiga. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Purwo, B. K (1994). PELLBA 7. Yogyakarta: Kanisius

Sells, P. (1985). Lectures on Contemperary Syntantic Theories. Center for the study of Language and information.

Published
2019-12-31
How to Cite
Kebol, Y. J. (2019). Refleksif dalam Bahasa Manggarai. PROLITERA: Jurnal Penelitian Pendidikan, Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 2(2), 94-102. https://doi.org/10.36928/jpro.v2i2.569
Section
Articles