Nilai-nilai Filsafat dalam Syair Lagu Mbata Ara pada Masyarakat Todo, Manggarai: Kajian Linguistik Kebudayaan

  • Eduardus Yovantus Abut Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Gregorius Raru Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
Keywords: Mbata Ara, citra, simbol verbal, masyarakat Todo

Abstract

Studi ini mengeksplorasi nilai etis sebagai citra budaya dalam "Mbata Ara di masyarakat Todo-Manggara: studi linguistik budaya", dengan dua masalah yang harus diteliti. Masalah-masalah tersebut adalah (1) simbol verbal dalam Mbata Ara; (2) citra dalam Mbata Ara. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Todo-Manggarai, Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur dan menggunakan metode penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, mendengarkan, merekam, dan mencatat. Hasil analisis data dilaporkan secara informal dan dijelaskan secara verbal. Data dianalisis menggunakan sejumlah teori dan paradigma, khususnya teori linguistik budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk estetika Mbata Ara yang terdiriparalelisme dan metafora; (2) simbol-simbol verbal Mbata Ara yang meliputi aspek tata bahasa, gaya sastra, dan metafora; (3) citra dalam Mbata Ara, yang terdiri dari (a) citra kebijaksanaan; (b) citra keadilan; (c) citra keberanian; dan (d) citra kontrol diri.

References

Abut, E. Y. (2018). “Fenomenologi Feminisme dan Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari”. Jurnal Prolitera, 1(1). 10-15)

Bertens, K. (2006). Filsafat Barat Kontemporer Prancis. Jakarta: Penerbit Gramedia Pustaka Utama.

Bustan, F. (2005). “Wacana Budaya Tudak Penti” (Disertasi). Denpasar: Universitas Udayana.

Erom, K. (2010). Sistem Pemarkahan Nomina Bahasa Manggarai dan Interelasinya dengan Sistem Penamaan Entitas: Sebuah Kajian Linguistik Kebudayaan (Disertasi). Denpasar: Universitas Udayana.

Erom, K. (2014). “Penggunaan Nama Samaran pada Masyarakat Manggarai dalam Perspektif Linguistik Kebudayaan” (Artikel). Kupang: Bianglala PPS Linguistik Undana Vol 2.

Foley, W. (1997). Anthropological Linguistics: An Introduction. Oxford-UK: Blackwell Publishers, Ltd.

Garvey, J. (2010). Dua Puluh Karya Filsafat Terbesar. Yogyakarta: PenerbitKanisius.

Hoban, N. & Eduardus Y. A. (2019). “Ritual Reba dalam Dinamika Budaya Suku Bajawa, Flores, NTT”. Jurnal Prolitera. 2(2), 75-81.

Kridalaksana, H. (1984). Kamus Linguistik. Edisi Kedua. Jakarta: PenerbitPT. Gramedia.

Moleong, L J. (1990). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja RosdaKarya.

Nggoro, A. M. (2006). Budaya Manggarai Selayang Pandang. Ende: Nusa Indah.

Palmer, G. B. (1996). Toward a Theory of Cultural Linguistics, 1st Edition. Texas: The University of Texas Press.

Suseno, F. M. (1975). Etika Dasar. Yogyakarta: Kanisius.

Verheijen, Jillis A. (1967). Kamus Manggarai-Indonesia I, Ende: Nusa Indah
Published
2020-07-31
How to Cite
Abut, E. Y., & Raru, G. (2020). Nilai-nilai Filsafat dalam Syair Lagu Mbata Ara pada Masyarakat Todo, Manggarai: Kajian Linguistik Kebudayaan. PROLITERA: Jurnal Penelitian Pendidikan, Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 3(1), 91-99. https://doi.org/10.36928/jpro.v3i1.627
Section
Articles