Faktor-faktor Pemertahanan Khazanah Lingual Kepadian pada Masyarakat Tutur Bahasa Manggarai

  • Priska Filomena Iku Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
Keywords: Kata kunci: pemertahanan, khazanah lingua kepadian, bahasa Manggarai

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan faktor-faktor pemertahanan khazanah lingua kepadian pada masyarakat tutur bahasa Manggarai. Penelitian ini didasari oleh dua pendekatan, yaitu pendekatan teoretis dan pendekatan metodologis. Sumber data dalam penelitian adalah masyarakat tutur bahasa Manggarai. Data dalam penellitian ini adalah tuturan yang diucapkan masyarakat tutur bahasa Manggarai dan tulisan-tulisan yang berbicara tentang lingkungan ekologi masyarakat tutur bahasa Manggarai. Dalam menjaring data, digunakan metode simak dengan teknik lanjutan simak bebas libat cakap dan simak libat cakap. Data yang telah dikumpulkan kemudia dianalisis dengan kerang analisis model interaktif Milles dan Hubermans. Ada pun beberapa tahap analisis, yakni reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan yang terjadi pada fisik ekologi kepadian tentu saja berimbas juga pada perubahan bahasa ekologinya. Oleh karena itu, perlu adanya pemertahana bahasa ekologi. Situasi pemertahanan bahasa adalah keadaan dimana masyarakat tutur tetap menggunakan bahasanya sendiri dan mempertahankannya dalam penggunaannya. Berikut beberapa faktor pemertahanan bahasa ekoligi kepadian. Faktor linguistik berupa kesetian bahasa penutur bahasa Manggarai dan kebanggaan bahasa penutur bahasa Manggarai. Faktor nonlinguistik berupa keadaan ekologi, ekonomi, pendidikan, penelitian, pariwisata, dan kesenian.

 

 

References

Brown, G. & G. Y. (1996). Analisis Wacana Discourse Analysis. Terjemahan E Koeswara dkk. Bandung: Eresco.

Bustam, F. (2008). “Makna Lagu Ara dalam Ritual Penti pada Guyup Tutur Etnik Manggarai di Flores”. Linguistika, 15 (2), Maret 2008. Denpasar: Udayana.

Fasold, R. (2001). The Sociolinguistics of Society. USA: Blackwell.

Fishman, J. A. (1968). Readings in the Sociology of Language. The Hague: Mouton.

Fishman, J. A. (1972). The Sociology of Language. Newbury House Publishers: Rowley, Massachusetts.

Mardikantoro, H. B. (2016). “Pemertahanan Bahasa Jawa dalam Pertunjukan Kesenian Tradisional di Jawa Tengah”. Jurnal Litera, 15(2).

http://journal.uny.ac.id/index.php/litera/article/view/11828/8471 (Diunduh, Sabtu 10 Desember 2016).

Moeliono, A. (1981). Pengembangan dan Pembinaan Bahasa: Ancangan Alternatif di dalam Perencanaan Bahasa. Jakarta Djambatan.

Papapavlou, A. And Pavlou, P. (2001). “The Interplay of Language Use and Language Mantanceand the Culture Identity of Greek Cypriots in Uk”. International
Journal of Applied Linguistic, volume 11, issue 1. Rus.lib.gen.ac.rus/scimag/ (Diunduh senin, 7 maret 2016).

Suwito. (1985). Sosiolinguistik, Pengantar Awal. Surakarta: Henary Offset.

Tangkas, P. R. D. (2013). “Khazanah Verbal Kepadian Komunitas Tutur Bahasa Kodi, Sumba Barat Daya: Kajian Ekolinguistik”. Tesis. Universitas Udayana.

Thomason, S. G. (2001). Language Contact. Edinburgh: Edinburgh University Press
Published
2020-07-31
How to Cite
Iku, P. F. (2020). Faktor-faktor Pemertahanan Khazanah Lingual Kepadian pada Masyarakat Tutur Bahasa Manggarai. PROLITERA: Jurnal Penelitian Pendidikan, Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 3(1), 107-111. https://doi.org/10.36928/jpro.v3i1.629
Section
Articles