PENYUSUNAN KURIKULUM BAHASA INDONESIA UNTUK POSTULAT OFM PAGAL, KECAMATAN CIBAL, KABUPATEN MANGGARAI

  • Antonius Nesi Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Bonefasius Rampung Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
Keywords: kurikulum bahasa Indonesia, pendidikan nonformal, Postulat OFM

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Biara Santo Yosep Pagal, Desa Nenu, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai. Tujuan PkM ini adalah untuk menyusun kurikulum Bahasa Indonesia bagi lembaga pendidikan nonformal Postulat OFM Pagal. Dalam melaksanakan PkM ini digunakan beberapa metode, yakni studi dokumen, wawancara, dan kuesioner. Studi dokumen digunakan untuk mengkaji dokumen-dokumen tarekat OFM dan dokumen-dokumen resmi Negara yang berkaitan dengan penyusunan dan pengembangan kurikulum, khususnya kurikulum Bahasa Indonesia. Wawancara digunakan untuk menganalisis kebutuhan pembelajar. Kuesioner dimanfaatkan untuk menggali informasi mengenai ragam kebutuhan pembelajar. Target utama PkM ini ialah produk kurikulum bahasa Indonesia yang bermutu dan aplikatif untuk lembaga pendidikan nonformal Postulat OFM Pagal. Kegiatan PkM ini menghasilkan 5 (lima) komponen kurikulum bahasa Indonesia untuk Postulat OFM Pagal, yakni (1) profil lulusan, (2) bahan kajian, (3) struktur kurikulum, (4) distribusi kompetensi mata pelajaran bahasa Indonesia, (5) silabus dan RPS, dan (6) sistem penilaian.

References

Andrade, H. G., & Boulay, B. A. 2003. “Role of Rubric-referenced Self-assessment in Learning to Write”. The Journal of Educational Research, 97(1), 21-30.

Binkley, Marilyn, dkk. 2012. “Defining Twenty-First Century Skills” dalam Griffin, Patrick, dkk. (Eds.). Assessment and Teaching of 21st Century Skills. New York: Springer.

Brookhart, Susan M. 2010. Assess Higher-Order Thinking Skills in Your Classroom. USA: ASCD.

Dewan Pendidikan OFM. 2015. Pedoman Pendidikan dan Anggaran Rumah Tangga. Jakarta: Provinsi St. Michael Archangelii.

Kemenristekdikti. 2016. Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi. Jakarta: Ditjen Dikti.

Kemendiknas. 2006. “Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi”. Jakarta: Kemendiknas.

Nation, I.S.P. dan Jhon Macalister. 2010. Language Curriculum Design. New York: Madison Ave.

Nurgiyantoro, Burhan dan Pujiati Suyata. 2011. “Model Penilaian Autentik dalam Pembelajaran Bahasa”. Dalam LITERA, (10) 2, 114-125.

Richard, Jack C. 2001. Curriculum Development in Language Teaching. New York: Cambridge University Press.

Syamwil, dkk. 2014. “Diagnosing the Needs for English at Vocational Schools: Redesign the Curriculum 2013” dalam Isla: Proceeding of the Third International Seminar on Languages and Arts (makalah disajikan dalam seminar internasional di Padang 17-18 April 2014).

The Order of Friars Minor. 2016. General Constitutions & General Statutes of the Order of Friars Minor. Roma: OFM General Curia. (Online). Tersedia https://ofm.org/wp-content/uploads/2016/12/CGSG2016EN.pdf (diunduh 23 Januari 2019).

Widharyanto, B. 2016. “Autentisitas di dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia”. (Makalah Seminar). Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

Widyawati, F. 2013. The Development of Catholicism in Flores, Eastern Indonesia: Manggarai Identity, Religion and Politics (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada).

Wolf, K., & Stevens, E. 2007. “The Role of Rubrics in Advancing and Assessing Student Learning”. Journal of Effective Teaching, 7(1), 3-14.

Published
2020-02-11
How to Cite
Antonius Nesi, & Bonefasius Rampung. (2020). PENYUSUNAN KURIKULUM BAHASA INDONESIA UNTUK POSTULAT OFM PAGAL, KECAMATAN CIBAL, KABUPATEN MANGGARAI. Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 85-104. Retrieved from https://jurnal.unikastpaulus.ac.id/index.php/jrt/article/view/385