Asuhan Contuinity Of Care Pada Ny ”M.S” Umur 25 Tahun Dengan Kekurangan Energi Kronik di Puskesmas Mano
Keywords:
Kata Kunci: KEK, asuhan kebidanan, COCAbstract
Latar Belakang: Kekurangan Energi Kronik termaksud masalah gizi yang timbul akibat kurangnya asupan makanan dalam jangka panjang dan tidak bisa dinilai hanya dalam waktu singkat. Berdasarkan laporan WHO, prevalensi KEK pada tahun 2021 tercatat sebesar 75%, menurun menjadi 49% pada 2022, dan pada 2023 berada di kisaran 15–47% di negara berkembang. Di Indonesia, kasus KEK sebesar 8,7% pada 2021, sedikit menurun menjadi 8,56% pada 2022, namun meningkat menjadi 9,6% pada 2023. Di Puskesmas Mano, kasus KEK pada ibu hamil tiga tahun terakhir tercatat 152 orang, dengan rincian 13,8% pada 2021, 8,4% pada 2022, dan 19,1% pada 2023. Pendampingan dengan model Continuity of Care (COC) memungkinkan untuk memberikan pelayanan berkelanjutan sejak hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga KB.Tujuan: Menyusun laporan asuhan COC pada Ny. “M.S” dengan risiko KEK guna mencegah komplikasi sejak dini serta membantu menekan AKI dan AKB. Metode: Studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melalui wawancara, observasi, pendokumentasian, serta penatalaksanaan asuhan kebidanan. Subjek adalah Ny. “M.S”, usia 25 tahun dengan masalah KEK di Puskesmas Mano. Hasil: Asuhan kebidanan menunjukkan kehamilan trimester III tanpa komplikasi, persalinan spontan, masa nifas normal, neonatus sehat, dan ibu menggunakan KB suntik. Kesimpulan: Pemberian asuhan kebidanan COC pada ibu hamil dengan KEK terbukti mampu mencegah komplikasi dan menjaga kesehatan ibu serta bayi.
Kata Kunci: KEK, Asuhan Kebidanan, COC