TINDAK TUTUR ILOKUSI PERCAKAPAN BAHASA MANGGARAI DALAM LINGKUNGAN KELUARGA MASYARAKAT WOHE KECAMATAN WAE RI’I
Keywords:
Tindak Tutur Ilokusi, Bahasa Manggarai, MasyarakatAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya tindak tutur ilokusi percakapan bahasa Manggarai dalam lingkungan keluarga masyarakat Wohe, yang memiliki maksud dan tujuan tertentu dari apa yang dikatakan atau yang dituturkan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk tindak tutur ilokusi percakapan bahasa Manggarai dalam lingkungan keluarga masyarakat Wohe Kecamatan Wae Ri?I, Kabupaten Manggarai. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh diuraikan menggunakan kata-kata. Subjek pada penelitian ini adalah masyarakat Wohe, sedangkan objeknya adalah tuturan yang berupa tindak tutur ilokusi dari masyarakat Wohe Kecamatan Wae Ri?i. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak bebas libat cakap dengan teknik lanjutan “rekam” yaitu merekam tuturan masyarakat Wohe kecamatan Wae Ri?i, dan “catat” yaitu mencatat hal-hal penting yang berkaitan dengan data penelitian. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, paparan data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk tindak tutur ilokusi percakapan bahasa Manggarai, yang sering digunakan dalam lingkungan keluarga masyarakat Wohe Kecamatan Wae Ri?i dalam konteks percakapan sehari-hari yaitu tindak tutur ilokusi direktif bentuk perintah. Data tuturan yang telah diperoleh dari masyarakat Wohe menunjukkan bentuk tindak tutur ilokusi percakapan bahasa Manggarai yang sering digunakan dalam konteks percakapan sehari-hari dalam lingkungan keluarga yaitu tindak tutur ilokusi direktif memerintahkan. Berikut bentuk data tindak tutur ilokusi percakapan bahasa Manggarai yang diperoleh dari masyarakat Wohe selama melakukan penelitian yaitu: (1) ilokusi asertif terdapat 9 tuturan (asertif menyatakan terdapat 3 tuturan, dan asertif memberitahukan terdapat 6 tuturan), (2) ilokusi direktif terdapat 11 tuturan (direktif memesan 1 tuturan dan direktif memerintahkan 10 tuturan), (3) ilokusi komisif terdapat 1 tuturan, (4) ilokusi ekspresif, menyalahkan terdapat 1 tuturan
