MAJAS DAN CITRAAN DALAM KUMPULAN PUISI VIABEL NOSTRUM KARYA KRISTOFORUS AMAN: KAJIAN STILISTIKA
Keywords:
stilistika, majas, citraan, puisiAbstract
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk majas dan citraan serta menginterpretasikan penggunaan majas dan citraan dalam buku kumpulan puisi Viabel Nostrum karya Kristoforus Aman. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah, deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ialah, buku kumpulan puisi karya Kristoforus Aman, jurnal dan buku rujukan. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah, teknik baca catat. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan ialah, teknik tabulasi data dan teknik deskripsi. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) terdapat tiga puluh empat jenis majas dari empat bentuk majas turunan dalam dua puluh puisi karya Kristoforus Aman, diantaranya ialah, majas metafora, tautologi, personifikasi, paradoks, praterio, sinkope, sinekdok, simbolik, silepsis, simile, sinisme, sarkasme, stigmatisme, disfemisme, metonimia, retorika, repetisi, litotes, hipalase, hiperbola, asonansi, antitesis, aferesis, aliterasi, anafora, katafora, alusio, eklamasio, zeugma, okupasi, sinestesia, antonomasia, paronomasia, dan arkhaisme. Pemerolehan data dari penelitian tersebut tampak bahwa majas yang paling banyak digunakan ialah, majas metafora. (2) citraan yang ditemukan dalam dua puluh puisi karya Kristoforus Aman berjumlah lima, diantaranya ialah, citraan penglihatan, citraan pendengaran, citraan penciuman, citraan peraba, dan citraan gerak. Pemerolehan data dari penelitian tersebut tampak bahwa citraan yang paling banyak digunakan adalah citraan penglihatan. Dengan demikian, majas metafora dan citraan penglihatan memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lain. Majas metafora dan citraan penglihatan yang dimanfaatkan oleh Kristoforus Aman dalam karyanya dapat mencerminkan latar belakang penyair seperti, kisah perjalanan hidup, percintaan, penyimpangan moral, dan politik.
