PENGGUNAAN MEDIA DARING PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMPN 7 REOK
Keywords:
Media daring, Pembelajaran, Bahasa IndonesiaAbstract
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi dan wawancara. Angket digunakan untuk mengetahui respon siswa terhadap media daring dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Wawancara digunakan untuk mengetahui penggunaan, kelebihan dan kekurangan media daring dalam pembelajaran Bahasa
Indonesia. Metode analisis data yang dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
Reduksi data, Penyajian data, dan Kesimpulan/Verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penggunaan Media Daring Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SMPN 7 Reok memberikan hasil yang cukup efektif. Hal ini dilihat dari media daring yang digunakan dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia berupa aplikasi Whatsapp, Zoom, dan Google Classroom. Dari ketiga media daring yang digunakan tersebut, aplikasi Whatsapp cukup efektif untuk digunakan dalam pembelajaran. Berbeda dengan aplikasi Zoom dan Google Classroom yang kurang efektif untuk digunakan. Berdasarkan data yang diperoleh pernyataan siswa/i SMPN 7 Reok tentang penggunaan media daring. Responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 16 orang dengan persentase 46,2%, menjawab setuju 22 orang dengan persentase 49,7%, menjawab kurang setuju 1 orang dengan persentase 2,6%, dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 1 orang dengan persentase 3,0%. Maka hal ini menunjukkan responden setuju bahwa siswa/i SMPN 7 Reok mengetahui dengan pasti penggunaan media daring
