SOPI SEBAGAI SARANA PERSAUDARAAN DALAM RITUS BUDAYA MANGGARAI

Authors

  • Edeltrudis Nabul Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Septa Gunawan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Elisabet Daiman Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Ans Prawati Yuliantari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng

Keywords:

sopi, minuman beralkohol, budaya, Manggarai

Abstract

Minuman beralkohol tradisional menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di Indonesia. Pada beberapa suku, minuman beralkohol itu memiliki makna budaya yang penting. Salah satu minuman tradisional beralkohol dari provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah sopi. Minuman ini merupakan hasil fermentasi lokal yang dari pohon enau. Masyarakat Manggarai khususnya, membingkai hidup melalui ritus-ritus atau upacara-upacara adat yang menggunakan sopi sebagai salah satu elemennya. Sopi selalu hadir sebagai pelengkap ritual adat-istiadat.  Dalam hal ini juga minuman sopi berperan sebagai simbol rasa persaudaraan selama ritus-ritus itu berlangsung. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan kajian pustaka. Tujuan penelitian ini adalah melihat sopi sebagai pelengkap ritus budaya yang bertujuan positif, namun dapat berdampak negatif apabila dikonsumsi secara berlebihan karena dapat mengurangi kesadaran peminumnya dan dapat menimbulkan pelanggaran bahkan tindak pidana yang meresahkan masyarakat.

Downloads

Published

2025-06-10