Kemampuan Penalaran Matematis Siswa dalam Pembelajaran Problem Posing

Authors

  • Lisnawati Daiman Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Kanisius Mandur Unika Santu Paulus Ruteng
  • Maria Y. Wea Unika Santu Paulus Ruteng

Keywords:

Problem Posing, Student Teams Achievement Division, & Kemampuan Penalaran Matematis.

Abstract

Kemampuan penalaran matematis merupakan kemampuan yang sangat penting dimiliki siswa agar berprestasi dalam matematika. Penelitian ini merupakan kuasi eksprimen yang bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan kemampuan penalaran matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran Pengajuan Soal dengan yang menggunakan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD). Penelitian ini menggunakan posttest only control design dengan sampel penelitian untuk kelas eksperimen berjumlah 32 siswa yang menggunakan model pembelajaran problem posing dan kelas kontrol berjumlah 32 siswa yang menggunakan model pembelajaran tipe STAD. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini yaitu data kemampuan penalaran matematis siswa. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan uji t rumus separated varian. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa mean kemampuan penalaran matematis kelas eskperimen dan kontrol yaitu sebesar  66.69 dan 55.38. Berdasarkan hasil  pada taraf signifikaansi sehingga H0 ditolak dan H1  diterima berarti kemampuan penalaran matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran problem posing lebih baik dibandingkan siswa yang menggunakan model pembelajaran Student Teams Achievement Division. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran problem posing sebaiknya diterapkan dalam pembelajaran di kelas untuk membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematisnya.

Downloads

Published

2019-12-31

How to Cite

Kemampuan Penalaran Matematis Siswa dalam Pembelajaran Problem Posing. (2019). JOURNAL OF SONGKE MATH, 2(2), 24-33. https://jurnal.unikastpaulus.ac.id/index.php/JSM/article/view/1707