Studi Literatur: Intergrasi Pendidikan Seksualitas Pada Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Tematik ‘Diriku’
Keywords:
Pendidikan seks, Pendidikan seks anak usia dini, Anak Usia Dini, Pendekatan tematik, DirikuAbstract
Pendidikan seks merupakan suatu pembelajaran yang diberikan kepada seseorang untuk mengetahui informasi berkaitan dengan seksualitas. Peningkatan kekerasan seksual saat ini semakin meningkat di karena masih banyak yang belum memahami pemahaman tentang pendidikan seks khususnya bagi anak. Hal ini dikarenakan Pendidikan seksualitas di Indonesia masih dianggap tabu oleh banyak pihak. Banyak orang tua, guru, dan masyarakat merasa tidak nyaman membahas masalah seksualitas dengan anak-anak dan remaja, yang sebagian besar dipengaruhi oleh norma budaya yang menganggap seksualitas sebagai hal pribadi yang tidak seharusnya dibahas di ruang, nyatanya pemahaman tentang pendidikan seks bagi anak sangat. Pendidikan seks bagi anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membekali anak untuk mengenali tubuhnya, memahami perbedaan gender, serta melindungi diri dari potensi berbahaya. Artikel ini bertujuan menjelaskan tentang menanamkan pendidikan seks bagi anak melalui pendekatan tematik tentang diriku. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (Library Research) yaitu metode pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa menanamkan pendidikan seks sejak dini bagi anak dapat membantu anak untuk paham tentang dirinya dan orang lain sehingga terhindar dari kekerasan seksual. Orang dewasa memiliki peran serta tanggung jawab dalam memberikan edukasi mengenai pendidikan seks bagi anak, peranan orang tua serta guru sangat besar untuk memberikan penjelasan kepada anak usia dini sehingga dapat membentuk sikap yang positif bagi anak. Melalui tema pembelajaran tentang diriku dapat membantu anak mengenal bagian tubuh dan fungsinya, membiasakan pola hidup bersih, memahami perbedaan gender, serta menumbuhkan keasadaran untuk menjaga dirinya dari bahaya. Metode pembelajaran yang digunakan dapat berupa metode bercerita, metode bernyanyi, Metode bermain peran, metode gambar dan visual.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Angela Yuliani Naur, Elisabeth Sarinastitin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
<p style="display: none;><a href="https://www.cafephoenixville.com/order-now">slot gacor</a></p>
