Kemampuan Guru Dalam Merancang Kegiatan Pembelajaran

Authors

  • Maria Fatima Mardina Angkur STKIP Santu Paulus
  • Katrin Ersilia Bentah Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Angela Yuliani Naur Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Adriani Tamo Ina Talu Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah kurangnya alat permainan edukatif, guru hanya menggunakan media yang sama untuk kegiatan pembelajaran yaitu media gambar, kegiatan pembelajaran yang selalu dilakukan oleh guru hanya berupa kegiatan mewarnai, menebalkan huruf, dan kolase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kemampuan guru dalam merancang kegiatan pembelajaran di KB Santu Paulus Cancar Pong Noang Popor Kabupaten Manggarai. Penelitian ini menggunakan penekatan kulitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subejek dalam penelitian ini adalah guru di KB Santu Paulus Cancar yang berjumblah 3 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisi data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemamuan guru alam merancang kegiatan pembelajaran di KB Santu Paulus Cancar Pong Noang Popor Kabupaten Manggarai telah menerapkan kurikulum merdeka dengan baik. Guru memiliki kemampuan dalam merancang kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan CP, ATP, dan kebutuhan perkembangan anak. Perangkat pembelajaran seperti RPP dan Modul Ajar disusun dengan topik yang kontekstual dnan bermakna, serta memuat kegiatan pembuka, inti, istirahat, dan penutup. Pembelajaran dirancang berpusat pada anak dan mendukung seluruh aspek perkembangan, seperti motorik, kognitif, sosial-emosionl, dan bahasa. Guru menggunakan bahasa yang mudah dipahami, metode yang bervariasi, media yang menarik dan aman, serta menciptakan suasana belajar yang menyenagkan. Namun penilaian yang dilakukan oleh guru belum menggambarkan perkembangan anak secara menyeluruh, karna hanya melalui observasi, catatan anekdot, dan wawancara, tetapi tidak dilengkapi dengan hasil karya dan portofolio. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru di kb Santu Paulus Cancar telah memiliki kemampuan dalam merancang kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan CP, ATP, dan kebutuhan perkembagan anak dan mampu menyusun perangkat pembelajaran seperti RPP, dan Modul Ajar secara kontekstual dan bermakna.    

Downloads

Published

2026-04-30