Implementasi Teknologi Digital dalam Pembelajaran Agama untuk Penguatan Karakter Siswa Sekolah Dasar

Implementation of Digital Technology in Religious Education to Strengthen Primary School Students’ Character

Authors

  • Damianus Dionisius Nuwa Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende image/svg+xml
  • Petrus Sii Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.36928/8dybh446

Keywords:

teknologi digital, pembelajaran agama, pendidikan karakter, sekolah dasar, literasi digital

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang bagi pembelajaran agama di sekolah dasar untuk dilaksanakan secara lebih visual, interaktif, kontekstual, dan reflektif. Namun, pemanfaatan teknologi digital belum secara otomatis menghasilkan penguatan karakter siswa karena dampaknya sangat ditentukan oleh kualitas desain pedagogis, kompetensi guru, kesesuaian materi, dan kegiatan tindak lanjut. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk implementasi teknologi digital dalam pembelajaran agama, kontribusinya terhadap penguatan karakter siswa sekolah dasar, serta tantangan yang menyertai penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain kajian literatur integratif. Literatur ditelusuri melalui ERIC, SpringerLink, ScienceDirect, Frontiers, portal jurnal nasional, serta publikasi resmi UNESCO dan European Commission. Sumber dipilih berdasarkan relevansinya dengan teknologi pendidikan, pendidikan agama, pendidikan karakter, kompetensi digital guru, dan pembelajaran sekolah dasar. Data dianalisis menggunakan analisis tematik refleksif. Hasil kajian menghasilkan lima tema utama, yaitu pemanfaatan multimedia untuk memvisualisasikan materi keagamaan, peningkatan keterlibatan dan pemahaman siswa, penguatan karakter melalui dialog dan refleksi, pengembangan literasi serta etika digital, dan tantangan implementasi teknologi. Penguatan karakter terjadi ketika media digital diikuti dengan dialog moral, refleksi, keteladanan, pembiasaan, tindakan nyata, dan asesmen berkelanjutan. Penelitian ini menawarkan Model 5M, yaitu menetapkan nilai, memilih media, memaknai pesan, mempraktikkan nilai, dan memantau kebiasaan. Teknologi digital harus ditempatkan sebagai sarana pedagogis yang mendukung interaksi manusiawi, bukan menggantikan peran guru dalam pembentukan karakter.

References

Azman, N. A., Hamzah, M. I., & Abd Razak, K. (2025). Digital integration in primary school Islamic education: Teachers’ perspectives on its impact on students’ learning. Malaysian Journal of Learning and Instruction, 22(2), 21–41. doi:10.32890/mjli2025.22.2.2

Birhan, W., Shiferaw, G., Amsalu, A., Tamiru, M., & Tiruye, H. (2021). Exploring the context of teaching character education to children in preprimary and primary schools. Social Sciences & Humanities Open, 4(1), 100171. doi:10.1016/j.ssaho.2021.100171

Braun, V., & Clarke, V. (2021). One size fits all? What counts as quality practice in reflexive thematic analysis? Qualitative Research in Psychology, 18(3), 328–352. doi:10.1080/14780887.2020.1769238

Karakostantaki, E., & Stavrianos, K. (2021). The use of ICT in teaching religious education in primary school. Education and Information Technologies, 26, 3231–3250. doi:10.1007/s10639-020-10417-8

Karakostantaki, E., Stavrianos, K., Zaranis, N., & Linardakis, M. (2025). Exploring the opportunities and obstacles of incorporating technology in religious education for primary school students. Anatolian Journal of Education, 10(1), 1–18. doi:10.29333/aje.2025.1011a

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Mishra, P., & Koehler, M. J. (2006). Technological pedagogical content knowledge: A framework for teacher knowledge. Teachers College Record, 108(6), 1017–1054. doi:10.1111/j.1467-9620.2006.00684.x

Miskiah, M., Suryono, Y., & Sudrajat, A. (2019). Integration of information and communication technology into Islamic religious education teacher training. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 38(1), 130–140. doi:10.21831/cp.v38i1.23439

Pemerintah Republik Indonesia. (2017). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter.

Redecker, C. (2017). European framework for the digital competence of educators: DigCompEdu. Publications Office of the European Union. doi:10.2760/159770

Ribble, M. (2015). Digital citizenship in schools: Nine elements all students should know (3rd ed.). International Society for Technology in Education.

Timotheou, S., Miliou, O., Dimitriadis, Y., Villagrá Sobrino, S., Giannoutsou, N., Cachia, R., Martínez Monés, A., & Ioannou, A. (2023). Impacts of digital technologies on education and factors influencing schools’ digital capacity and transformation: A literature review. Education and Information Technologies, 28, 6695–6726. doi:10.1007/s10639-022-11431-8

UNESCO. (2023). Global education monitoring report 2023: Technology in education—A tool on whose terms? UNESCO.

Valverde-Berrocoso, J., Acevedo-Borrega, J., & Cerezo-Pizarro, M. (2022). Educational technology and student performance: A systematic review. Frontiers in Education, 7, 916502. doi:10.3389/feduc.2022.916502

Wu, J., & Chen, D. T. V. (2020). A systematic review of educational digital storytelling. Computers & Education, 147, 103786. doi:10.1016/j.compedu.2019.103786

Downloads

Published

2026-04-06

How to Cite

Implementasi Teknologi Digital dalam Pembelajaran Agama untuk Penguatan Karakter Siswa Sekolah Dasar: Implementation of Digital Technology in Religious Education to Strengthen Primary School Students’ Character. (2026). JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar), 10(1), 33-42. https://doi.org/10.36928/8dybh446